Ahad 22 Feb 2026 08:39 WIB

Lupa Niat Puasa Ramadhan? Ini Solusinya Menurut Ulama

Berniat di pagi hari disebut tetap sah menurut sejumlah pendapat ulama.

Perwakilan imam Masjid Kesultanan Ternate berjalan kaki menuju masjid setelah meminta restu kepada Sultan untuk melaksanakan shalat Jumat pertama Ramadhan 1447 H di Masjid Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Jumat (20/2/2026). Masjid yang dibangun pada tahun 1606 di masa kekuasaan Sultan Saidi Barakati itu masih mempertahankan tradisi unik hingga sekarang seperti menabuh bedug selama satu jam tanpa henti sebelum memasuki ibadah shalat Jumat yang tidak dimiliki masjid-masjid lain di daerah itu.
Foto: ANTARA FOTO/Andri Saputra
Perwakilan imam Masjid Kesultanan Ternate berjalan kaki menuju masjid setelah meminta restu kepada Sultan untuk melaksanakan shalat Jumat pertama Ramadhan 1447 H di Masjid Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Jumat (20/2/2026). Masjid yang dibangun pada tahun 1606 di masa kekuasaan Sultan Saidi Barakati itu masih mempertahankan tradisi unik hingga sekarang seperti menabuh bedug selama satu jam tanpa henti sebelum memasuki ibadah shalat Jumat yang tidak dimiliki masjid-masjid lain di daerah itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ustadz Alhafiz Kurniawan, menyampaikan solusi bagi umat Muslim yang lupa berniat puasa Ramadhan menurut Mazhab Syafi’i.

“Para ulama Mazhab Syafi’i menganjurkan tiga hal, yakni berniat setiap malam, dianjurkan melafalkan niat, dan pada awal Ramadhan berniat untuk melaksanakan puasa selama sebulan penuh mengikuti pandangan Imam Malik,” katanya, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga

Alhafiz menjelaskan, bagi orang yang lupa berniat pada malam hari, ia tidak perlu membatalkan puasanya. Ia cukup berniat di pagi hari ketika ingat bahwa dirinya belum berniat pada malam hari.

“Dengan demikian, ia tetap dapat melanjutkan ibadah puasanya hingga selesai, sampai waktu Maghrib,” ucap Alhafiz.

Alhafiz juga menyampaikan pandangan Imam Abu Hanifah yang menyebutkan bahwa orang yang tidak memalamkan niat sebelum fajar (sebelum Subuh) bukan berarti puasanya tidak sah, melainkan puasanya tidak sempurna.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement