Selasa 10 Feb 2026 10:02 WIB

Kolaborator Zionis Merasa Kebal Hukum di Gaza, Ini Ancaman Abu Obeida kepada Para Pengkhianat

Para kolaborator bertindak seolah kebal hukum karena merasa dilindungi Israel

Miliisi Yasser Abu Shabab yang didukung Israel untuk melawan Hamas di Jalur Gaza.
Foto: facebook
Miliisi Yasser Abu Shabab yang didukung Israel untuk melawan Hamas di Jalur Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Obeida, memperingatkan, para kolaborator musuh Israel di Gaza akan menghadapi kematian dan pemusnahan di tangan rakyat Palestina. Ia menegaskan, pihak penjajah tidak akan mampu menyelamatkan, geng bersenjata tersebut dari semua konsistensi.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (9/2/2026), Abu Obeida mengecam keras tindakan para kolaborator yang dinilai melayani agenda musuh. “Apa yang dilakukan para penyusup ini terhadap rakyat kami dan para pejuang perlawanan yang terhormat mencerminkan keberpihakan penuh kepada penjajah. Peran mereka tidak lebih dari sekadar menjalankan fungsi perangkat keamanan zionis,”tegas dia seperti dilansir Al Mayadeen.

Baca Juga

Menurut Abu Obeida, para kolaborator tersebut bertindak seolah kebal hukum karena merasa berada di bawah perlindungan militer Israel, terutama di wilayah-wilayah yang diduduki.

“Para pengecut ini hanya berpura-pura kuat di bawah perlindungan tentara dan tank Zionis. Pengkhianatan mereka, yang menyasar warga sipil dan mencoba menekan para pejuang perlawanan yang sedang dalam kondisi lemah akibat pengepungan dan kelaparan, bukanlah sebuah keberanian, melainkan upaya putus asa untuk membuktikan eksistensi mereka,” lanjut Abu Obeida.

photo
Anggota sayap militer Hamas yang bersenjata mengambil bagian dalam upacara penyerahan sandera selama gencatan senjata baru-baru ini. - (EPA)

Ia juga memperingatkan nasib akhir yang menanti para pengkhianat tersebut. “Nasib kelam menanti mereka yang melacak pahlawan-pahlawan kami dan menjadi alat penjajah. Akhir mereka sudah dekat: kematian dan pemusnahan total. Musuh tidak akan bisa melindungi mereka dari keadilan rakyat, dan tidak akan ada liang lahad di tanah ini yang sudi menerima jasad kotor mereka.”

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement