Senin 26 Jan 2026 14:19 WIB

Petugas Haji Dapat Vaksin Meningitis Gratis

Bagi mereka yang selama tiga tahun sudah menerima vaksin meningitis tak diwajibkan.

Rep: Fernan Rahadi/ Red: A.Syalaby Ichsan
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin polio usai melakukan vaksinasi kepada calon jemaah haji di Puskesmas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (16/4/2025). Sesuai ketentuan terbaru, seluruh jemaah haji asal Indonesia pada musim haji 1446 Hijriah atau tahun 2025 diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis dan polio sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kebijakan ini diberlakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit/virus selama pelaksanaan ibadah haji. Dengan demikian, vaksinasi meningitis dan polio kini menjadi syarat wajib bagi seluruh calon jemaah haji Indonesia.
Foto: Republika/Prayogi
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin polio usai melakukan vaksinasi kepada calon jemaah haji di Puskesmas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (16/4/2025). Sesuai ketentuan terbaru, seluruh jemaah haji asal Indonesia pada musim haji 1446 Hijriah atau tahun 2025 diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis dan polio sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kebijakan ini diberlakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit/virus selama pelaksanaan ibadah haji. Dengan demikian, vaksinasi meningitis dan polio kini menjadi syarat wajib bagi seluruh calon jemaah haji Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 menjalani vaksinasi meningitis pada agenda Sabtu (24/1/2026) hingga Ahad (25/1/2026). Vaksin meningitis tersebut diberikan secara gratis  dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.

Seperti diketahui, pemberian vaksin meningitis merupakan suatu keharusan bagi mereka yang datang ke Arab Saudi. Persyaratan ini sebagai bagian dari upaya pemberian perlindungan sekaligus pencegahan terhadap penularan suatu penyakit.

Baca Juga

Para petugas haji pun dengan antusias mengikuti vaksinasi tersebut, terlebih sebagian besar petugas belum menerima vaksin dalam tiga tahun terakhir. Hal tersebut terlihat dari panjangnya antrean para petugas yang hendak divaksin meningitis.

Pengecualian memang diberikan bagi PPIH yang telah menerima vaksin tersebut dalam kurun waktu tiga tahun. Bagi mereka yang dalam waktu tiga tahun sudah menerima vaksin meningitis tidak diwajibkan melakukan vaksinasi sebelum berangkat ke Arab Saudi.

photo
Diklat Petugas Haji 2026 - (Antara)

Ujung tombak

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengingatkan, PPIH Arab Saudi 2026 adalah ujung tombak penyelenggaraan haji 2026. Ia pun menyatakan tidak akan menolorerir kegagalan pada penyelenggaraan haji tahun ini.

"Anda semua adalah harapan kami (Kementerian Haji dan Umrah RI). Keberhasilan Anda akan menentukan berhasil atau tidaknya penyelenggaraan haji 2026," kata Irfan saat berkunjung ke kelas Hubungan Daker Madinah Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Jakarta, Senin (26/1/2026).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement