Selasa 06 Jan 2026 22:47 WIB

Suriah Terus Bergejolak, Baku Tembak Antara Tentara Pemerintah dan SDF Kurdi Kembali Terjadi

Sejumlah warga sipil meninggal dalam baku tembak SDF dan pemerintah.

Presiden Donald Trump, kiri, berjabat tangan dengan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa, di Gedung Putih di Washington, Senin, 10 November 2025.
Foto: Kantor pers Kepresidenan Suriah via AP
Presiden Donald Trump, kiri, berjabat tangan dengan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa, di Gedung Putih di Washington, Senin, 10 November 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS — Laporan dari Suriah menyebutkan adanya korban meninggal dan luka-luka dalam serangan yang dilancarkan pasukan Syrian Democratic Force yang dipimpin suku Kurdi pada Selasa (6/1/2026) di Kota Aleppo, sementara bentrokan terjadi di dekat lokasi pasukan Suriah.

Kantor berita Suriah (SANA) mengkonfirmasi meningkatnya jumlah korban meninggal akibat pengeboman yang dilakukan oleh pasukan Suriah ke warga sipil, termasuk tiga pasukan Demokratik Suriah (SDF) terhadap bangunan tempat tinggal di Distrik Al-Midan di kota Aleppo menjadi dua wanita.

Baca Juga

Jurnalis Aljazeera melaporkan dari sumber militer bahwa seorang tentara Suriah tewas dan seorang lainnya terluka akibat serangan drone SDF di Aleppo.

Jurnalis Aljazeera mengatakan, "Bentrokan pecah di dekat bundaran Sheihan di Aleppo setelah serangan SDF terhadap posisi tentara Suriah."

Sementara itu, koresponden platform Syria Now mengonfirmasi bahwa pihak berwenang menutup jalan Aleppo/Gaziantep di bundaran Lermon setelah SDF menyerang anggota tentara Suriah di jalan Castello.

Di sisi lain, Pasukan SDF menuduh kelompok yang mereka sebut faksi-faksi yang berafiliasi dengan pemerintah Damaskus menyerang daerah Deir Hafer yang padat penduduk sipil.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement