Jumat 02 Jan 2026 21:48 WIB

'Kegilaan' Terbaru Ben-Gvir: Taruh Buaya di Sekeliling Penjara Tahanan Palestina

Buaya akan digunakan sebagai bagian dari keamanan penjara.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir
Foto: EPA-EFE/ABIR SULTAN
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV — Menteri Keamanan Nasional  Israel, Itamar Ben-Gvir, dilaporkan mengajukan proposal untuk kompleks tahanan yang akan dikelilingi buaya hidup. Menteri sayap kanan yang dicap sebagai penjahat perang ini menginginkan adanya intimidasi terhadap para tahanan Palestina dengan dalih pencegahan pelarian.

Rencana ini mencerminkan arah sistem penjara Israel yang semakin represif, khususnya dalam perlakuan terhadap tahanan Palestina. Menurut saluran televisi Israel i24, sebuah delegasi dari Dinas Penjara Israel, yang dipimpin oleh wakil komisaris, melakukan kunjungan lapangan pada Kamis ke sebuah peternakan buaya di daerah Hammat Gader.

Baca Juga

Para pejabat menggambarkan kunjungan tersebut sebagai kunjungan edukatif. Mereka mengatakan bahwa kunjungan tersebu itu bertujuan untuk memahami bagaimana buaya ditangani sebagai persiapan untuk proyek penjara yang diusulkan.

photo
Buaya. Ilustrasi - (theconversation.com)

Di bawah visi Ben-Gvir, penjara tersebut akan sengaja dikelilingi oleh buaya, yang semakin memperkuat sistem penjara Israel sebagai mekanisme paksaan psikologis dan fisik terhadap warga Palestina.

Terinspirasi dari AS

Laporan itu mengungkap jika ide tersebut terinspirasi oleh model penjara yang dibangun di Everglades Florida yang dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Di kompleks tersebut, buaya dijadikan sebagai 'alat pencegahan' untuk melarikan diri, sehingga menghilangkan kebutuhan akan tembok perimeter konvensional.

Proposal tersebut dilaporkan diangkat selama pertemuan sebelumnya antara Ben-Gvir dengan Komisioner Layanan Penjara Kobi Yaakobi, menyusul klaim peningkatan upaya pelarian oleh para tahanan.

 

 
Tahanan Palestina yang dibebaskan sebagai bagian gencatan senjata tiba di Jalur Gaza melalui penyeberangan Kerem Shalom, mencapai Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza selatan, Senin (13/10/2025).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement