Ahad 28 Dec 2025 15:00 WIB

Israel Akui Somaliland, PM Somalia: Negara Zionis Ingin Tancapkan Kakinya di Tanduk Afrika

Somalia menolak pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland.

Peta Somalia. Somalia menolak pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland.
Foto: Google Maps
Peta Somalia. Somalia menolak pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland.

REPUBLIKA.CO.ID, MOGADHISHU— Perdana Menteri Somalia Hamza Abdi Barre menggambarkan pengumuman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengakui wilayah Somalia sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara Somalia dan kesatuan wilayahnya.

“Tindakan tersebut tidak sah secara hukum dan konstitusional,” kata Barre kepada Aljazeera, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga

Dia menegaskan pengakuan tersebut tidak memiliki dampak hukum apa pun. Dia menekankan bahwa Somalia adalah negara merdeka yang berdaulat dengan perbatasan yang diakui secara internasional.

Dia juga menegaskan penolakan Somalia, baik pemerintah maupun rakyatnya, terhadap sikap Netanyahu yang dia gambarkan sebagai ceroboh secara keseluruhan.

“Netanyahu seharusnya mengakui negara Palestina yang tanahnya diduduki dan rakyatnya diusir, daripada mencampuri urusan Somalia,” kata dia mengingatkan.

Ambisi geopolitik di Laut Merah

Perdana Menteri Somalia memperingatkan tentang dimensi geopolitik dari langkah Israel tersebut. Dia menunjukkan Israel berusaha mendapatkan pijakan di wilayah Tanduk Afrika dengan tujuan menguasai Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement