Rabu 07 Jan 2026 15:35 WIB

Negara Potensial Ikuti Jejak Israel Akui Somaliland dan Mengapa Wilayah Ini Diperebutkan?

Israel menjadi entitas pertama yang mengakui Somaliland.

Lokasi wilayah Somaliland yang dipisahkan Teluk Aden dari Yaman.
Foto: X
Lokasi wilayah Somaliland yang dipisahkan Teluk Aden dari Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar, bertemu dengan Presiden Wilayah Somaliland yang memisahkan diri pada hari Selasa, 10 hari setelah Tel Aviv secara resmi mengakui wilayah tersebut sebagai negara merdeka yang berdaulat, sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia.

Namun, Reuters mengutip seorang pejabat di wilayah tersebut dan seorang diplomat di kawasan itu yang mengatakan bahwa negara-negara lain bersiap untuk mengikuti jejak Israel dan mengakui Somaliland.

Baca Juga

Negara-negara mana saja yang mungkin mengakui Somaliland? Berikuti ini sejumlah negara yang berpotensi ikuti jejak Israel akui kemerdekaan Somaliland:

Kepentingan Amerika

Senator Amerika Serikat Ted Cruz mengatakan dalam sebuah postingan di platform X pada Senin kemarin bahwa pengakuan terhadap Somaliland sejalan dengan kepentingan keamanan Amerika Serikat, dan menggambarkannya sebagai "sekutu yang memiliki nilai-nilai yang sama dengan kita di wilayah yang penting bagi perdagangan global dan perang melawan terorisme".

Ethiopia yang terisolasi

Ethiopia yang terisolasi mengarahkan pandangannya ke Somaliland, dengan mengumumkan pada 2024 sebuah nota kesepahaman untuk menyewa wilayah di sekitar Pelabuhan Berbera sebagai imbalan atas pengakuan Addis Ababa terhadap kemerdekaan wilayah tersebut.

Perjanjian ini membuat Somalia marah dan mendekatkan pemerintah Mogadishu dengan Mesir, yang telah berselisih dengan Ethiopia selama bertahun-tahun karena pembangunan bendungan hidroelektrik besar oleh Addis Ababa di Sungai Nil, serta mendekatkannya dengan Eritrea, musuh lama Ethiopia lainnya.

Konflik India dan China

Sementara itu, India membantah rumor bahwa mereka juga bersiap untuk mengakui wilayah Somalia.

Namun, beberapa analis mengatakan bahwa India harus mengakui kemerdekaan wilayah tersebut untuk menghadapi pengaruh ekonomi China di Tanduk Afrika, terutama di Djibouti, serta di Kenya dan Tanzania.

 

photo
Perempuan mengisi wadah plastik dengan air di komunitas Xidhinta di Somaliland, wilayah semi-otonom Somalia, pada 14 Maret 2022. Diperkirakan 13 juta orang menghadapi kelaparan parah di Tanduk Afrika sebagai akibat dari kondisi kekeringan yang terus-menerus, menurut PBB. - (Daniel Jukes/ActionAid via AP)

Berita Lainnya

Rekomendasi