Sabtu 29 Mar 2025 17:45 WIB

RI Lagi-Lagi Dibidik Jadi Tujuan Migrasi Warga Gaza, Apa Sebenarnya Motif Israel?

Informasi itu bagian dari propaganda agar terkesan ada komunikasi Israel-Indonesa.

Rep: Fuji EP/ Red: A.Syalaby Ichsan
Warga Palestina menghadiri protes mendesak dihentikannya perang di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Rabu, 26 Maret 2025.
Foto: AP Photo/Jehad Alshrafi
Warga Palestina menghadiri protes mendesak dihentikannya perang di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Rabu, 26 Maret 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Israel disebut akan memindahkan satu kelompok pertama berisi seratus orang dari Gaza ke Indonesia. Laporan dari media zionis mengungkapkan, mereka akan terbang ke Indonesia untuk bekerja sebagai bagian dari program percontohan untuk mendorong migrasi sukarela warga Palestina dari jalur Gaza.

Pakar Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI), Yon Machmudi menilai bahwa informasi tersebut adalah propaganda Israel untuk menjatuhkan Indonesia.

Baca Juga

Yon mengatakan, informasi itu bagian dari propaganda Israel untuk menunjukan kepada dunia antara Israel dan Indonesia ada komunikasi. Dalam hal ini, pengiriman warga Gaza ke Indonesia dibuka ke publik seakan-akan pejabat Israel dan beberapa orang Indonesia yang memiliki kekuasaan telah melakukan kesepakatan untuk menampung warga Gaza di Indonesia.

"Dalam hal ini, untuk menjatuhkan semangat pembelaan bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina," kata Yon kepada Republika, Sabtu (29//3/2025)

Yon mengatakan, selama ini Indonesia begitu kuat mendukung Palestina menuju kemerdekaan. Indonesia bahkan menunjukan komitmen yang besar dalam mendukung Palestina dibanding negara-negara Arab.

Menurut dia, Israel mencoba membuat propaganda agar disaksikan publik bahwa ternyata ada semacam kesepakatan dengan pejabat Indonesia untuk menerima warga Palestina di Indonesia.

"Ini (tujuan Israel) untuk menjatuhkan posisi Indonesia di dunia Internasional, tentu kita harus menyikapi secara tegas, Pemerintah Indonesia harus menyikapi secara tegas bahwa tidak ada negosiasi dalam bentuk apapun dengan Israel," ujar Yon.

Yon menilai,  Pemerintah Indonesia juga harus tegas menolak segala upaya untuk memindahkan rakyat Palestina dengan cara apapun. Dia menegaskan, hal tersebut harus dilakukan Pemerintahan Prabowo Subianto guna mengalahkan propaganda Israel yang menunjukan seolah-olah Indonesia ada main dengan zionis.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement