Ahad 09 Jun 2024 16:47 WIB

KH Achmad Solechan Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua PCNU Depok

PCNU Depok akan fokus pada pemberdayaan Nahdliyin

(ilustrasi) logo nahdlatul ulama. PCNU Depok akan fokus pada pemberdayaan Nahdliyin
Foto: tangkapan layar wikipedia
(ilustrasi) logo nahdlatul ulama. PCNU Depok akan fokus pada pemberdayaan Nahdliyin

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK— KH Achmad Solechan, MSi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok Jawa Barat periode 2024-2029.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran Pengurus Cabang NU Depok masa Khidmat 2019-2024. Yang telah memberikan pelayanan, khidmat dan pengabdian kepada NU," ujar KH Achmad Solechan seusai acara Konfercab NU Depok di Gedung PCNU Depok, Kalimulya, Cilodong Kota Depok, Ahad (9/6/2024)

Baca Juga

Kiai Alex biasa disapa ini, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi serta memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kiai Alex mengaku maju kembali yang meraih kemenangan tersebut atas dorongan dari para Ulama dan Kiai.

 

"Saya niat berkhidmat kembali untuk NU. Ini atas permintaan dari para kiai, tokoh NU maupun dari warga Nahdliyin. Dengan mengharapkan keridhaan dari Allah SWT semoga bisa terus memajukan NU Kota Depok dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas," ujarnya.

Menurutnya, selama kepemimpinannya telah membangun ideologi organisasi melalui pengkaderan NU di tingkat kota maupun pada Badan Otonom (Banom).

Secara fisik, lanjutnya, gedung NU Depok yang saat ini bisa lebih representatif dan memadai. "Ke depan dalam memajukan organisasi secara internal kita akan melakukan konsolidasi tingkat kota, memperkuat MWCNU atau Banom. Dengan bergerak bersama dalam memuliakan warga NU dan masyarakat pada umumnya," terangnya.

Ia menambahkan secara eksternal akan fokus melakukan pembangunan di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Dalam ekonomi, lanjutnya, dengan menggerakkan usaha UMKM warga melalui distribusi dan pemasaran yang terwadahi koperasi NU.

"Melalui pemberdayaan UMKM dan menjadikan sentra bisnis serta penguatan pasar. Tentunya, juga dengan penguatan keluarga agar terhindar dari ancaman bagi generasi narkoba, kekerasan dll. Dengan mendidik keluarga hebat, harmonis dan mencetak generasi yang bisa memenangkan kompetisi di masa depan," katanya.

Ia menambahkan dalam bidang pendidikan tidak hanya memperjuangkan pesantren saja. Namun, berupaya bagi warga NU dan umumnya agar mendapatkan pendidikan yang baik.

Terlebih lagi, lanjutnya, mendapatkan beasiswa dalam pendidikannya."Kita akan mencanangkan Lembaga Pendidikan untuk pengembangan SDM NU. Kita tidak ingin ada orang yang tidak bisa mengambil ijazah karena ketidakmampuan dalam finansial," ujarnya.

Dalam bidang kesehatan, ia menginginkan agar warga NU terlayani dan masyarakat dalam bidang kesehatan. Untuk itu, pihaknya secara khusus bergerak dan berjuang dalam merealisasikan klinik NU untuk nahdliyin.

"Tentu, semua berharap dalam bidang kesehatan dapat terlayani dengan baik. Salah satu upaya melalui klinik kesehatan NU," harapnya.

Dikatakannya dalam isu-isu internasional juga akan memberikan perhatian seperti pada isu perubahan iklim, terorisme, menjadi pelopor gerakan penghijauan, penanganan sampah dan solusinya, penggunaan energi terbarukan dan lainnya.

"NU sebagai salah satu organisasi keagamaan terbesar di dunia juga aktif dalam upaya menyebarkan Islam yang rahmatanlilalamin. Yang akan membawa kedamaian dan menyebarkan cinta serta kasih sayang pada sesama,"terangnya.

Acara Konfercab NU Depok berjalan dinamis dan lancar dengan pimpinan sidang oleh KH Zilauddin selaku Wakil Sekjen PBNU.

Sebelumnya, keputusan sidang AHWA dalam penentuan Rois Syuriah PCNU Kota Depok dibacakan oleh KH. Syihabudin Ahmad.

Untuk Rois Syuriah terpilih KH Dr Damanhuri berdasarkan Sidang AHWA yang beranggotakan 5 orang. Diantaranya, KH. Syihabudin Ahmad, KH. Damanhuri, KH. Abdul Mujib, KH Zaenal Arifin, dan KH Zarkasih.

sumber : Antara

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement