Rabu 03 Apr 2024 22:01 WIB

Imbauan Ulama Aceh tentang Terus Datangnya Etnis Rohingya

Etnis Rohingya terus berdatangan ke Aceh.

Sejumlah imigran etnis Rohingya duduk di dalam truk saat relokasi paksa dari tempat penampungan sementara di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Desa Suak Nie, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (26/3/2024).  Sebagian warga Desa Suak Nie melakukan aksi demontrasi dengan tujuan untuk merelokasi paksa 75 imigran etnis Rohingya untuk ditempatkan di Kantor Bupati Aceh Barat.
Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Sejumlah imigran etnis Rohingya duduk di dalam truk saat relokasi paksa dari tempat penampungan sementara di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Desa Suak Nie, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (26/3/2024). Sebagian warga Desa Suak Nie melakukan aksi demontrasi dengan tujuan untuk merelokasi paksa 75 imigran etnis Rohingya untuk ditempatkan di Kantor Bupati Aceh Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku Mahdi Kari Usman meminta kepada masyarakat di Aceh agar bersikap bijak terkait kedatangan etnis Rohingya yang saat ini berada di daerah tersebut sebagai pengungsi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap bijak dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, dan ajaran agama Islam terkait kedatangan Rohingya,” kata Teungku Mahdi Kari kepada wartawan di Meulaboh, Aceh, Selasa.

Baca Juga

Menurut dia, selama ini kedatangan etnis Rohingya di wilayah Aceh Barat telah memicu beragam respon dari warga, terutama adanya aksi penolakan dari sekelompok masyarakat. 

Menanggapi fenomena tersebut, ia meminta masyarakat pentingnya menjaga ketenangan dan bijak dalam menyikapi kehadiran para pengungsi Rohingya.

Menurutnya, dalam ajaran agama Islam mengajarkan untuk memberikan bantuan kepada sesama muslim yang membutuhkan, termasuk dalam situasi kedatangan pengungsi. 

Namun, dalam hal ini, ia menekankan pentingnya tidak melupakan aspek kemanusiaan dan solidaritas antar umat beragama.

"Dalam menghadapi situasi ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Barat untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan oleh agama kita, sambil tetap memberikan bantuan kepada saudara-saudara muslim Rohingya yang membutuhkan perlindungan dan pertolongan," katanya menambahkan.

Tgk Mahdi Kari mengatakan, pemerintah daerah bersama-sama dengan lembaga kemanusiaan akan bekerja sama untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada para pengungsi Rohingya, dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban di Aceh Barat.

Saat ini, kata dia, pemerintah daerah Aceh Barat juga telah berkomitmen untuk menyediakan fasilitas kedaruratan yang sifatnya sementara.

Dengan adanya sikap bijak dan kerjasama yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kemanusiaan, Aceh Barat dapat menjadi tempat perlindungan yang aman bagi para pengungsi Rohingya.

“Tentunya kita menjaga harmoni dan keberagaman di tengah-tengah masyarakat Aceh Barat,” demikian Tgk Mahdi Usman.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement