Rabu 21 Jan 2026 08:31 WIB

Pidie Jaya Targetkan Semua Pengungsi Keluar dari Tenda ke Huntara Sebelum Ramadhan

Hingga saat ini, sebanyak 215 huntara selesai dibangun dan siap dihuni penyintas.

Prajurit TNI bersama petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (25/12/2025). Pemerintah bersama BNPB dan TNI mulai membangun huntara di tiga lokasi yang ditetapkankan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Prajurit TNI bersama petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (25/12/2025). Pemerintah bersama BNPB dan TNI mulai membangun huntara di tiga lokasi yang ditetapkankan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDA ACEH — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, mempercepat pembangunan hunian sementara agar pengungsi keluar dari tenda dan dipindahkan ke hunian sementara (huntara) sebelum bulan suci Ramadhan.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Pidie Jaya, Selasa(20/1/2026), mengatakan hingga saat ini, sebanyak 215 huntara selesai dibangun dan siap dihuni masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga

"Sedangkan unit huntara lainnya sedang dibangun di delapan kecamatan terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Targetnya, pembangunan huntara tersebut rampung dan pengungsi dapat keluar tenda sebelum Ramadhan,”kata dia.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi ketika mendampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Suharyanto meninjau pembangunan huntara di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Bupati mengatakan pemerintah terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana melalui percepatan pembangunan dan penyerahan hunian sementara bagi masyarakat terdampak.

"Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemulihan yang terencana, terukur, dan berkeadilan, bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang akhir November 2025," kata dia.

photo
Anggota Vertical Rescue Indonesia melintas di atas jembatan gantung yang baru selesai pembangunannya di Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/1/2026). Jembatan gantung yang dibangun Kementerian Pertahanan, TNI dan Vertical Rescue Indonesia telah menghubungkan kembali desa di Kecamatan Meureudu dan desa di kecamatan Meurah Dua sehingga mempermudah akses transportasi, pendidikan serta perekonomian masyarakat pascabencana banjir bandang. - (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement