Kamis 22 Feb 2024 14:53 WIB

United Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Buka Lagi Penerbangan ke Israel

United Airlines berharap dapat mengoperasikan kembali penerbangan kedua dari Newark.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Setyanavidita livicansera
Pesawat-pesawat United Airlines berbaris di Bandara Internasional O
Foto: EPA-EFE/TANNEN MAURY
Pesawat-pesawat United Airlines berbaris di Bandara Internasional O

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Maskapai United Airlines telah mengumumkan akan melanjutkan penerbangan ke Israel bulan depan. Ia menjadi maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) pertama yang memulihkan rute tersebut sejak penangguhan musim gugur lalu menyusul pecahnya perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023.

“United melakukan analisis keselamatan terperinci dalam mengambil keputusan ini, termasuk kerja sama erat dengan pakar keamanan dan pejabat pemerintah di AS dan Israel,” kata United Airlines dalam keterangan persnya soal dibukanya kembali rute penerbangan ke Israel, Rabu (21/2/2024), dikutip laman Al Arabiya.

Baca Juga

United Airlines merencanakan penerbangan awal ke Tel Aviv dari hub wilayah New York di Newark, New Jersey pada 2 dan 4 Maret 2024. Maskapai tersebut bertujuan memulihkan layanan non-stop harian ke Israel mulai 6 Maret 2024. “United akan terus memantau situasi di Tel Aviv dan menyesuaikan jadwal sesuai kebutuhan,” ungkap United Airlines.

United Airlines berharap dapat mengoperasikan kembali penerbangan kedua dari Newark pada Mei mendatang. Maskapai tersebut juga akan mengevaluasi kembalinya penerbangan ke Israel dari San Francisco, Washington, dan Chicago pada awal musim gugur.

Kompetitor United Airlines, yakni Delta Air Lines dan American Airlines, turut menangguhkan layanan ke Israel setelah serangan Hamas ke negara tersebut pada 7 Oktober 2023. Sejak 7 Oktober 2023, Israel juga meluncurkan agresinya ke Jalur Gaza. Sejauh ini lebih dari 29 ribu warga Gaza telah terbunuh akibat agresi Israel.

Sementara itu, maskapai lain yang telah melanjutkan rute penerbangan ke Israel termasuk British Airways, Lufthansa, Air France, dan RyanAir.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement