Selasa 30 Jan 2024 22:32 WIB

Bupati Sleman: Zakat Merupakan Investasi dalam Perubahan Positif

Zakat akan menguatkan ekonomi masyarakat.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat membuka Rakorda Baznas se-DIY di Sleman, Selasa (30/1/2024).
Foto: Antara
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat membuka Rakorda Baznas se-DIY di Sleman, Selasa (30/1/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa zakat bukan sekadar pengeluaran tetapi investasi kita dalam perubahan positif.

"Zakat juga bukan sekadar distribusi harta, melainkan penyeimbang yang mampu merajut kembali dan mempererat tali silaturahmi kita," kata Kustini saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-DIY di Sleman, Selasa.

Baca Juga

Bupati Sleman menyambut baik penyelenggaraan Rakorda Baznas se-DIY yang diselenggarakan di Kabupaten Sleman ini.

"Rakorda ini menjadi momen untuk Baznas meramu visi, program dan kegiatan ke depan untuk mentransformasi 'mindset' masyarakat agar zakat tidak semata-mata dipandang sebagai 'kewajiban' melainkan panggilan untuk menciptakan dunia yang lebih adil," katanya.

Pada kesempatan tersebut Kustini menyampaikan dukungan sepenuhnya agar Rakorda Baznas DIY dapat menjadikan zakat sebagai kekuatan yang memancarkan kebaikan ke seluruh penjuru DIY, pelosok negeri bahkan ke seluruh dunia.

Pembukaan Rakorda Baznas se-DIY ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Sleman dan diserahkan kepada Ketua Baznas DIY Puji Astuti.

Ketua Baznas Kabupaten Sleman Kriswanto mengatakan bahwa kegiatan rakorda ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Baznas kabupaten/kota. Pada pelaksanaan rakorda kali ini, Kabupaten ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus menjadi puncak rangkaian Milad Baznas ke-23.

"Momentum rakorda ini kami selenggarakan dalam rangka tasyakuran (syukuran) Milad Baznas ke-23 se-DIY sekaligus silaturahmi dan menguatkan sinergi antar-Baznas dengan pemerintah daerah," katanya.

Dalam kegiatan yang mengusung tajuk "Nikmat Berzakat, Tentramnya Muzakki, Bahagianya Mustahik" ini dihadiri oleh perwakilan dan Ketua Baznas Kabupaten/Kota di wilayah DIY.

Kriswanto juga melaporkan capaian Baznas dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Khususnya Baznas Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan dana Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sejumlah Rp 11,3 miliar dengan rincian Rp 1,5 miliar disalurkan untuk dana peduli Palestina serta disalurkan kepada 31.164 penerima manfaat dengan total dana Rp 10,4 miliar.

Selain itu, dalam Rakorda ini juga diserahkan bantuan program strategis Baznas masing-masing kabupaten/kota kepada dua perwakilan penerima dari masing-masing kabupaten/kota.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement