Senin 11 Dec 2023 15:20 WIB

Peduli Palestina, Amily Hijab Salurkan Infak Kemanusiaan untuk Palestina melalui Baznas RI

Baznas RI telah membuka saluran bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina.

Amily Hijab, sebuah brand lokal untuk busana Muslim syar’i, menyalurkan infak kemanusiaan Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, sebesar Rp 115.038.788.
Foto: Baznas
Amily Hijab, sebuah brand lokal untuk busana Muslim syar’i, menyalurkan infak kemanusiaan Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, sebesar Rp 115.038.788.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amily Hijab, sebuah brand lokal untuk busana Muslim syar’i, menyalurkan infak kemanusiaan Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, sebesar Rp 115.038.788.

Penyaluran infak kemanusiaan diserahkan langsung oleh Owner Amily Hijab Ilham Mauluddin dan Najmi Nurul Haq kepada Sekretaris Utama Baznas RI, Muchlis M Hanafi di Gedung Baznas RI, Jakarta, Senin (11/12/2023).

Baca Juga

Dalam sambutannya, Sekretaris Utama Baznas RI, Muchlis M Hanafi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Amily Hijab yang telah mempercayakan penyaluran infak untuk Palestina melalui Baznas.

“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan untuk Palestina yang disalurkan Amily Hijab melalui Baznas RI. Mudah-mudahan Allah SWT memberkahi dan melipatgandakan. Tolong bantu kami juga dengan doa agar bisa menyalurkan amanah ini dengan baik,” kata Hanafi.

Hanafi mengatakan, Baznas akan terus membantu masyarakat Palestina, sebab yang terjadi saat ini merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat luar biasa. “Saya kira tragedi kemanusiaan yang saat ini terjadi di Gaza bukan hanya terbesar di abad ke-21, tetapi kalau dulu kita mendengar apa yang disebut dengan Nakbah tahun 1948, di mana terjadi pengusiran sekitar 750 ribu warga Palestina, yang sekarang pun sedang mengarah ke sana,” katanya.

photo
Amily Hijab, sebuah brand lokal untuk busana Muslim syar’i, menyalurkan infak kemanusiaan Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, sebesar Rp 115.038.788. - (Baznas)

 

“Ini sudah diingat oleh banyak pihak apa yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina sudah mengarah pada pengusiran besar-besaran. Kami setiap hari memantau, karena ini akan menjadi dasar pendistribusian atau penyalurannya. Sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Hanafi berharap, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina segera berakhir, sehingga bantuan yang saat ini sudah terkumpul bisa disalurkan dengan lancar. “Infak dari masyarakat Indonesia termasuk yang paling besar, maka kami tidak heran jika dalam survei atau indeks kedermawanan, Indonesia nomor satu. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang mempercayakan infak melalui Baznas RI,” katanya.

Sementara itu, Owner Hijab Amily Ilham Mauluddin juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas RI yang telah membuka saluran bantuan ke Palestina, sehingga infak yang dikumpulkan dari para customer Amily Hijab bisa tersampaikan.

“Terima kasih kepada Baznas RI yang telah membuka saluran bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina, meski jumlahnya tidak besar, tapi ini menjadi bukti bahwa kami semua peduli terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina,” katanya.

Ilham menyatakan, bantuan kemanusiaan untuk Palestina yang terkumpul adalah hasil dari penjualan scarf hijab intifada yang 100 persen dananya disalurkan kepada rakyat Palestina.

“Bantuan ini dari para customer Amily yang sudah ikut order scarf hijab intifada dan berpartisipasi dalam proyek kemanusiaan ini. Kami mendesain khusus scarf intifada ini dan profitnya 100 persen disalurkan untuk saudara kita di Palestina melalui Baznas,” ujarnya.

Ilham berharap, bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban rakyat Palestina. Dia juga berharap masyarakat Palestina bisa segera mendapatkan kemerdekaannya. “Kami izin menyalurkan bantuan melalui Baznas, mudah-mudahan semakin banyak yang bergabung dalam penyaluran infak melalui Baznas, sehingga semakin besar kekuatan kita untuk kemerdekaan rakyat Palestina,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement