Rabu 06 Dec 2023 18:20 WIB

Pesan Alquran: Jangan Pernah Melawan Allah SWT dalam Jalani Kehidupan

Setiap hamba Muslim dilarang untuk malawan Allah SWT

Ilustrasi taat kepada Allah SWT. Setiap hamba Muslim dilarang untuk malawan Allah SWT
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Ilustrasi taat kepada Allah SWT. Setiap hamba Muslim dilarang untuk malawan Allah SWT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—  Janganlah coba-coba melawan Tuhan dengan cara apa pun. Publik mungkin bisa dibohongi, hukum bisa direkayasa, pejabat juga bisa ditipu. Tapi Allah SWT, yang Mahamengetahui segala hal tak dapat dibohongi oleh siapa pun dan dengan cara apa pun. Bahkan, Allah SWT mengetahui apa yang terbetik dalam hati seluruh umat manusia.

Manusia dibebani dengan amanah yang mesti dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Akan tetapi indera, akal, dan hati bisa keliru bahkan tidak berfungsi sebagaimana mestinya manakala iblis berhasil menguasai hawa nafsu manusia. 

Baca Juga

Tatkala hawa nafsu menguasai manusia maka keraguan akan kebenaran syariat Allah SWT perlahan akan muncul dan dominan dalam kehidupan.   

Padahal, sebagai hamba Allah SWT tidak ada jalan lain bagi manusia selain tunduk, taat, dan patuh mengikuti seluruh syariatnya. 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu." (QS Al-Baqarah ayat 208). 

Alquran telah memberikan pemaparan secara gamblang dan detail bagaimana nasib manusia yang memilih iblis sebagai tuhan dan mengingkari Allah SWT Sang Mahapencipta. Hal itu terjadi karena mereka gagal memfungsikan indera, akal, dan hati untuk memahami ayat-ayat Allah SWT. 

Umumnya mereka merasa kuat, hebat, kaya, bahkan sangat berkuasa atas segala hal. Sebut saja, misalnya, kaum 'Ad, Tsamud, juga termasuk Firaun, Namrut, Haman, Abu Jahal, dan Abu Lahab. Mereka semua hidup dalam kesempitan dan mati dalam kesengsaraan.   

Oleh karena itu, atas nama apa pun, termasuk modernisasi sekalipun, sama sekali tak memiliki hak untuk menggeser peran dan otoritas Allah SWT dalam kehidupan umat manusia. Siapa yang berpaling dari syariat Allah SWT, niscaya kerugian dan kesengsaraan akhirnya.

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ

"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." (QS Taha ayat 124).

Baca juga: Pesan Rasulullah SAW: Jangan Pernah Tinggalkan Sholat 5 Waktu

Sebaliknya, apabila kita beriman dan bertakwa (tunduk, patuh, dan taat atas seluruh syariat-Nya) Allah pasti akan menjadikan negeri kita sebagai negeri yang adil, aman, tenteram, dan makmur.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS Al-Araf ayat 96). 

sumber : Harian Republika
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement