Kamis 30 Nov 2023 17:25 WIB

Rayakan Hari Jadi Ke-93, Al Washliyah Komitmen Majukan Pendidikan Umat

Al Washliyah terus mengembangkan diri.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Erdy Nasrul
Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, KH Masyhuril Khamis.
Foto: Dok Republika
Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, KH Masyhuril Khamis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Acara puncak hari jadi Organisasi Massa (Ormas) Islam Al Jam’iyatul Washliyah (Al Washliyah) yang ke-93, telah sukses digelar di Hotel Balairung, Jakarta, pada 29 November 2023. Tema yang diusung dalam acara perayaan hari jadi ormas Islam ini adalah 'Kokohkan Kebersamaan Tingkatkan Kepedulian'.

Acara yang dilaksanakan dalam bentuk tasyakuran sederhana tersebut, dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Washliyah, Dr. K.H. Masyhuril Khamis, Sekretaris Jenderal PB Al Washliyah, Dr. Ir. Amran Arifin, Bendahara Umum PB Al Washliyah, Rizal Naibaho, M.Sc, dan seluruh jajaran ketua Majelis Pusat dan ketua wilayah Al Washliyah  dari seluruh Indonesia. 

Baca Juga

Selain dihadiri oleh para fungsionaris internal organisasi, acara tersebut juga dihadiri oleh para undangan, yang terdiri dari para ulama, unsur pejabat pemerintah, unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, para tokoh ormas Islam Indonesia, dan beberapa  tokoh politisi tanah air.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Washliyah, Dr. K.H. Masyhuril Khamis mengatakan Al Washliyah sebagai ormas yang dilahirkan pada 30 November 1930 silam, sampai dengan saat ini tetap memegang komitmennya untuk berperan memajukan pendidikan dan meningkatkan akhlak umat, khususnya bagi anggota Al Washliyah dan umumnya bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan.

Deklarator Al Washliyah adalah para alumni Maktab Islamiyah Tapanuli (MIT) dan pelajar Madrasah Al Hasaniyah, di antaranya Haji Abdurrahman Syihab, Haji Ismail Banda, Haji Muhammad Arsyad Thalib Lubis, Adnan Nur Lubis, Yusuf Ahmad Lubis serta beberapa ulama terkemuka di Kota Medan. Antara lain Syeikh Haji Muhammad Yunus, yang sekaligus pemberi nama Al Jam`iyatul Washliyah.

Para pendiri dan pejuang Al Washliyah telah memberi kontribusi yang tidak ternilai harganya, terhadap kemajuan dan perkembangan agama Islam, berbangsa dan bernegara.

"Meski usia para pendiri Al Washliyah saat itu masih tergolong muda belia. Tapi pemikirannya sungguh luar biasa, sangat jauh ke depan, visioner yang mampu menembus perkembangan zaman ke zaman," tutur Kiai Masyhuril, dalam keterangan tertulis yang diterima melalui Sekretaris Majelis Riset dan Digitalisasi Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah H. J. Faisal, Kamis (30/11/2023).

Kiai Masyhuril yang juga sebagai Ketua MUI bidang peningkatan akhlak bangsa berpesan kepada para anggota Al Washliyah (Washliyin), agar tetap mengobarkan semangat membela perjuangan rakyat Palestina dalam menghadapi serangan dan penjajahan yang sangat tidak manusiawi dari zionis Israel. 

 

Lihat halaman berikutnya >>>

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement