Ahad 26 Nov 2023 22:46 WIB

Persis Tegaskan Netral dan Independen dalam Pemilu 2024

PP Persis mendorong Pemilu 2024 berlangsung dengan aman dan kondusif.

Ketua Umum PP Persis KH Jeje Zaenudin.
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Ketua Umum PP Persis KH Jeje Zaenudin.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BANDUNG -- Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) menegaskan sikap tetap netral dan independen dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Wakil Ketua Umum PP Persis Atip Latipulhayat menegaskan organisasinya tidak menjadi bagian, underbow, ataupun berafiliasi dengan partai politik manapun, dan tidak mengizinkan para pimpinan dan aktivis organisasi menjadi juru kampanye atau tim sukses pasangan capres-cawapres.

Baca Juga

"Tetapi, (kami) mempersilakan dan mendorong para kader potensial untuk berkontestasi secara adil dan bermartabat dalam pemilu legislatif, maupun pilpres dan pilkada atas nama pribadi, dengan menyatakan nonaktif dari kepengurusan kepemimpinan jamiyah," kata Atip selepas Musyawarah Kerja Nasional Persis di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Ahad (26/11/2023).

Atip juga mengatakan PP Persis mendorong Pemilu 2024 berlangsung dengan aman dan kondusif, serta masyarakat harus diberi edukasi politik agar keberlangsungan pesta demokrasi di Indonesia pada 2024 bisa terselenggara dengan nyaman dan tidak menimbulkan perpecahan.

 

"Sejatinya pemilu harus dibarengi dengan edukasi politik bagi masyarakat, karena hajatan pemilu nasional harus menjadi sarana menyatukan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara. Masyarakat tidak mungkin dan tidak boleh dipaksa untuk menyatukan pilihan kepada salah satu calon pemimpin. Tetapi, masyarakat mesti disatukan persepsinya tentang tujuan dan cita-cita dari kehidupan berbangsa dan bernegara secara benar sesuai dengan falsafah dan ideologi negara yang telah disepakati oleh para pendiri negeri ini," ucapnya.

Persis turut mendukung agenda kampanye pemilu yang damai serta menolak kampanye hitam, hoaks, SARA dan politik uang, serta mendorong calon pemimpin yang terpilih dari hasil Pemilu 2024 supaya bisa mewujudkan persatuan bagi bangsa Indonesia.

"Persis siap berpartisipasi aktif dalam pemilu dengan menggunakan hak pilih secara sadar dan bertanggung jawab sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kesinambungan dan memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Dalam pilpres yang akan berlangsung bersama-sama dengan pemilihan legislatif (pileg), Atip mengatakan Persis mengharapkan para calon presiden yang berkontestasi dapat merealisasikan cita-cita bangsa sebagaimana amanat konstitusional, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, menyejahterakan bangsa, dan ikut serta dalam perdamaian dunia.

"Secara lebih spesifik, karena sekarang terus terang, kita ini di dalam bernegara belum memenuhi target yang diinginkan, belum sepenuhnya baik-baik saja, di bidang ekonomi di samping pertumbuhan (harus) ada pemerataan, sehingga terjadi distribusi aset nasional yang adil, kemudian penegakan hukum yang betul-betul adil, sehingga tercipta sebuah penghormatan dan pelaksanaan terhadap konsep negara tersebut," tuturnya. 

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement