Ahad 26 Nov 2023 13:30 WIB

Guru Jadi Penebar Inspirasi Pembangunan Bangsa

Guru harus banyak berinovasi dalam mengajar di sekolah.

Ilustrasi guru mengajar.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ilustrasi guru mengajar.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengajak para guru madrasah di wilayahnya selalu bahagia melaksanakan tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Hanya orang-orang terbaiklah yang terpilih menjadi guru madrasah, guru adalah profesi yang sangat agung dan bermartabat," kata Kepala Kemenag Sulbar, Syafruddin Baderung di Mamuju, Sabtu.

Baca Juga

Ia mengatakan apresiasi tertinggi patut kepada guru madrasah di Indonesia, karena guru adalah suluh bangsa yang menjadi penerang dan sosok yang mencerahkan setiap generasi, mengantarkan kebangkitan dan kemajuan bangsa.

Guru madrasah adalah mereka yang terus memberikan keteladanan di depan, menciptakan prakarsa dalam kebersamaan, dan memotivasi untuk terus berprestasi.

 

Menurut dia, tantangan zaman kian kompleks, guru madrasah ikut memikul tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang tangguh, sesuai dengan nilai agama dan budaya.

"Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama kehadiran kecerdasan buatan seperti Chat GPT artificial intelligence (Al), juga telah menjadikan guru untuk terus menjadi pembelajar demi lahirnya anak bangsa yang mumpuni dalam merespons isu global masa kini," katanya.

Oleh karena itu, guru madrasah juga yang memiliki harkat dan martabat sebagai pembelajar harus terus bahagia dalam mengajar melaksanakan tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa dan harus terus mencerminkan sebagai potret guru yang transformatif.

"Kemenag RI juga telah dan akan terus mengambil langkah signifikan demi memfasilitasi peningkatan kompetensi guru melalui program digital literacy, digitalisasi madrasah, dan bantuan pembelajaran digital, dan berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan afirmasi bagi peningkatan kesejahteraan guru madrasah," katanya.

Guru madrasah memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, asesmen komprehensif, penjaminan mutu, dan tata kelola pendidikan dan memiliki kapasitas untuk mentransformasi anak didik menjadi manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga kepribadian yang kuat, kreativitas yang berkembang, dan moralitas yang terpuji.

Ia meminta guru madrasah semangat mengajar yang penuh welas asih dan kasih sayang, karena pembelajaran yang bersumber dari hati, hingga mencipta ikatan relasi yang kuat guru dan murid.

"Pendidikan sejati yang membebaskan dan membentuk manusia yang berpengetahuan, berkepribadian, kreatif, dan berakhlaqul karimah, dan semoga para guru terus berbahagia dalam menjalankan tugasnya sebagai suluh bangsa, kesejahteraan para guru Indonesia harus terus diperjuangkan," katanya.

Ia juga mengatakan menyongsong Indonesia Emas 2045, Indonesia panen generasi produktif di era transformasi digital, dan para guru berperan penting dalam ikut membentuk mereka menjadi pribadi hebat dan berkarakter pada era transformasi digital.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement