Rabu 15 Nov 2023 00:44 WIB

Houthi akan Lancarkan Serangan pada Kapal Israel di Laut Merah

Houthi menguasai wilayah utara Yaman dan pesisir Laut Merah.

Rep: Lintar Satria/ Red: Ani Nursalikah
Tentara pro-Houthi yang mengenakan bendera Palestina berjaga saat acara peringatan untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina, di Sanaa, Yaman, 13 November 2023.
Foto: EPA-EFE/YAHYA ARHAB
Tentara pro-Houthi yang mengenakan bendera Palestina berjaga saat acara peringatan untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina, di Sanaa, Yaman, 13 November 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, ADEN -- Pemimpin Houthi di Yaman mengatakan pasukannya akan melakukan serangan lebih lanjut pada Israel. Houthi mengatakan mereka dapat menargetkan kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb.

Kelompok yang bersekutu dengan Iran ini melakukan beberapa serangan rudal dan drone ke Israel bulan ini. Meningkatkan risiko perang antara Israel dan Hamas menyebar ke wilayah Timur Tengah yang lebih luas.

Baca Juga

Houthi, yang telah berperang melawan koalisi pimpinan Saudi sejak 2015, muncul sebagai kekuatan militer utama di jazirah Arab. Kelompok ini memiliki puluhan ribu pejuang dan persenjataan rudal balistik serta drone bersenjata.

Kelompok ini menguasai wilayah utara Yaman dan pesisir Laut Merah. "Mata kami terbuka untuk terus memantau dan mencari kapal Israel di Laut Merah, terutama di Bab al-Mandab, dan di dekat perairan regional Yaman," kata Abdulmalik al-Houthi dalam pidatonya, Selasa (14/11/2023).

Washington berada dalam siaga tinggi terhadap aktivitas kelompok-kelompok yang didukung Iran sejak para Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober lalu.

Sejak serangan itu, Israel meningkatkan serangannya ke Gaza. Di mana menurut pejabat Palestina lebih dari 11.000 orang gugur akibat serangan-serangan Israel.

Perang Yaman menemui jalan buntu karena pertempuran sebagian besar berhenti. Namun, kedua belah pihak gagal memperbarui gencatan senjata yang ditengahi PBB yang habis masa berlakunya pada Oktober.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement