Senin 30 Oct 2023 19:45 WIB

Muswil Salimah Jabar Bahas Stunting Hingga Pelatihan Kepemimpinan

Muswil Salimah Jabar juga melakukan pergantian pengurus.

Muswil Salimah Jabar
Foto: istimewa
Muswil Salimah Jabar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Bertepatan dengan hari sumpah pemuda, Pimpinan Wilayah Salimah Jawa Barat menggelar rangkaian acara Musyawarah Wilayah ke-6. Acara yang diselenggarakan di Hotel Prime Park Bandung ini merupakan proses pergantian pengurus yang dilaksanakan setiap lima tahun. Pada kesempatan ini, juga dilaksanakan acara Silaturahmi Nasional Salimah, yang dihadiri oleh Ketua Umum PP Salimah Hj. Ir. Etty Pratiknyowati dan jajarannya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah dari 27 kota dan kabupaten. 

Dalam acara Muswil ini, Hj Hastin Probo Esti, SPt, MSi menyampaikan laporan pertanggungjawaban sebagai Plt Ketua Pimpinan Wilayah Salimah Jabar pada periode sebelumnya. "Jika ada prestasi yang tertoreh pada kepengurusan kali ini, maka semuanya adalah atas izin Allah SWT, bimbingan dari PP dan DPSW, serta kerja keras dan dukungan seluruh pengurus PW dan PD se-Jawa Barat," ujar Hastin. 

Baca Juga

Berdasarkan hasil Muswil, telah terpilih ketua PW Salimah Jabar yang baru Hj Nurliana Santi, S.E., yang telah berkiprah selama 20 tahun di Salimah Jawa Barat.

Dalam pidatonya, Santi berharap agar kepengurusan PW Salimah Jabar kedepannya lebih solid, aktif, literatif, dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan.

 

Masih dalam rangkaian acara yang sama, dilaksanakan launching Salimah Peduli Stunting. Kegiatan ini berupa penyerahan bingkisan makanan sehat yang akan dilanjutkan dengan program pendampingan ibu hamil dan anak rawan stunting.

Kegiatan ini dihadiri oleh dr Vini Andiani, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, sebagai pembicara kunci.

Untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, acara Muswil ditutup dengan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS) untuk seluruh calon pengurus periode mendatang. Harapannya PW Salimah Jawa Barat dapat berkolaborasi membangun negeri bersama pemerintah dan berbagai ormas lainnya di Jawa Barat dalam mewujudkan kepeduliannya terhadap perempuan, anak, dan keluarga Indonesia. 

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement