Senin 30 Oct 2023 18:40 WIB

Baznas Payakumbuh Salurkan Zakat untuk Tenaga Pendidik

Baznas berharap Muslim seluruh Indonesia menunaikan zakat.

Ilustrasi penyaluran zakat.
Foto: Baznas
Ilustrasi penyaluran zakat.

REPUBLIKA.CO.ID, PAYAKUMBUH -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat menyalurkan zakat untuk tenaga pendidik dan kependidikan di daerah setempat sebesar Rp353,1 juta sepanjang 2023.

Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Jasman di Payakumbuh, Sabtu, mengatakan zakat yang disalurkan kepada tenaga pendidik dan kependidikan tersebut berasal dari zakat para pegawai di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. 

Baca Juga

"Pengelolaan zakat di Dinas Pendidikan ini sangat baik dan termasuk yang terbaik di Kota Payakumbuh, kita harus apresiasi ini," katanya.  

Jasman mengatakan bahwa ke depan pihaknya mendorong agar seluruh pengelola zakat di Kota Payakumbuh, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat aktif. 

 

"Saya juga akan mendorong pengelola zakat yang ada di Kota Payakumbuh dapat aktif, sehingga nanti jumlah zakat dapat meningkat dan keluarga yang mendapatkan bantuan meningkat," katanya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril mengatakan guru pegawai yang ada di lingkup Disdik Kota Payakumbuh sebanyak 2.000 lebih dan yang memenuhi syarat untuk membayar zakat sebanyak 800 pegawai. 

"Dana yang terkumpul kurang lebih sebesar Rp926 juta yang telah kita setor di Baznas sejak Januari 2023, dan ada kesepakatan kita dengan Baznas bahwa 60 persennya itu diserahkan atau diperuntukkan untuk keluarga besar Dinas Pendidikan," katanya. 

Ia mengatakan semenjak awal tahun sudah lima kali penyaluran. Tahap pertama sebesar Rp30 juta yang dicairkan pada Februari 2023, tahap kedua Rp5 juta pada Maret 2023.

"Tahap ketiga Rp21,2 juta pada April, keempat pada bulan Agustus sebesar Rp246,95 juta dan pada kali ini sebesar Rp50 juta," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Payakumbuh Edi Kusmana mengatakan jumlah penerima dari tenaga pendidik dan kependidikan sejak awal 2023, kurang lebih sebanyak 655 orang. 

"Dari Januari hingga Oktober ini pencairan zakat untuk tenaga pendidik dan kependidikan dilakukan dalam lima tahap dengan total Rp353 juta," katanya. 

Ia mengatakan hingga saat ini total zakat yang telah terkumpul di Baznas Rp3,5 miliar pada tahun sebelumnya Rp4,7 miliar. 

"Target kita untuk 2023, zakat yang terkumpul berjumlah Rp4,7 miliar, sehingga memang masih ada pekerjaan rumah kita sebesar Rp1,2 miliar untuk dua bulan ke depan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement