Sabtu 23 Sep 2023 10:32 WIB

Menko Polhukam Tutup Rakornas Baznas, Tekankan Prinsip Aman NKRI

Baznas merupakan salah satu upaya dalam mengentaskan kemiskinan

Menko Polhukam Mahfud MD menutup secara resmi Rakornas Baznas 2023 pada 20-22 September di Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Foto: Dok Baznas
Menko Polhukam Mahfud MD menutup secara resmi Rakornas Baznas 2023 pada 20-22 September di Jakarta, Jumat (22/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prinsip 3A Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI menjadi cara untuk mengentaskan kemiskinan.  

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof Dr Mohammad Mahfud MD memberi contoh Aman NKRI yang telah terbukti menyejahterakan masyarakat sejak dulu.

Prof Mahfud memberi contoh, ketika Indonesia belum merdeka jumlah rakyat miskin mencapai 95 persen karena penjajahan. Angka itu terus menurun ketika Indonesia telah merdeka. Sejak zaman Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo, angka kemiskinan terus mengalami penurunan hingga 9,3 persen. 

"NKRI benar-benar telah mampu mengentaskan sebagian besar rakyat Indonesia dari kemiskinan. Oleh sebab itu kita harus komitmen menjaga NKRI, harus kokoh," ucap Mahfud MD, saat menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2023, di Jakarta, Jumat (22/9/2023). 

Mahfud menambahkan, Baznas merupakan salah satu upaya dalam mengentaskan kemiskinan. Ia pun mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan Rakornas tersebut, dan diharapkan dapat diimplementasikan oleh Baznas daerah di tempatnya masing-masing. 

"Saya mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Rakornas ini. Mudah-mudahan kerja Baznas dari pusat hingga daerah menjadi lebih produktif," ucapnya.

photo
Menko Polhukam Mahfud MD menutup secara resmi Rakornas Baznas 2023 pada 20-22 September di Jakarta, Jumat (22/9/2023). - (Dok Baznas)

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA, menyambut baik arahan dari Prof Mahfud MD tersebut. Menurutnya, Baznas sering dilibatkan oleh Kemenko Polhukam dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.

"Ini penting karena Baznas tidak hanya bekerja sama dengan kementerian tertentu, namun juga sangat strategis bekerja sama dengan Kemenko Polhukam. Kenapa? karena Baznas ikut serta dalam menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat," kata Noor. 

Dukungan yang positif dari Menko Polhukam, diharapkan dapat meningkatkan peran Baznas untuk terus bekerja maksimal membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Dorongan Prof. Dr. KH. Mahfud MD sangat luar biasa. Baznas RI tetap kuat dan perkembangannya bagus, karena jasa beliau. Jadi kami ucapkan banyak terima kasih. Tahun 2024 Baznas menargetkan penerima manfaat 68 juta, dengan target Baznas dan LAZ seluruh Indonesia sebesar Rp 41 triliun. Semoga dapat terwujud," pungkasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement