Selasa 01 Aug 2023 23:38 WIB

Polda Sumbar Tahan Ustadz yang Hina Muhammadiyah

Melalui kuasa hukumnya, tersangka sempat meminta kasus ini berakhir damai.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ani Nursalikah
Ustadz Hafzan El Hadi minta maaf usai menyamakan Muhammadiyah dengan Syiah.
Foto: Tangkapan layar
Ustadz Hafzan El Hadi minta maaf usai menyamakan Muhammadiyah dengan Syiah.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Ustadz Hafzan El Hadi yang menghina ormas Muhammadiyah resmi ditahan Polda Sumatera Barat (Sumbar). Hafzan ditahan dalam kasus ujaran kebencian karena menyamakan Muhamadiyah dengan syiah. Sebelumnya, Ustadz Hafzan telah ditetapkan sebagai tersangka hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar Kombes Alfian Nurnas mengatakan penahanan Hafzan telah berlangsung pertengahan Juli 2023 atau dua pekan  belakangan.

Baca Juga

"Sejak dua minggu belakangan. Kami tahan di rutan Polda Sumbar," ujar Alfian, (1/8/2023).

Alfian menyebut penyidik telah melakukan pemanggilan sebanyak dua kali terhadap Hafzan usai ditetapkan sebagai tersangka. Melalui kuasa hukumnya, tersangka sempat meminta kasus ini berakhir damai.

 

Tapi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Payakumbuh yang melaporkan kasus ini belum mau berdamai.  “Sekarang kami sedang proses pemberkasan P-21. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera dilimpahkan ke kejaksaan," ujar Alfian.

Alfian menyebut Hafzan dijerat pasal 28 ayat 2 undang-undang nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-Undang 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Tersangka terancam hukuman paling lama enam tahun.

Hafzan menyamakan Muhammadiyah dengan syiah karena kesal perayaan Idul Fitri di Indonesia tidak serentak. Ia mengaku kecewa dan sedih dengan ketidakseragaman ini. Namun, setelah itu menyatakan permohonan maaf atas pernyataannya tersebut.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Bachtiar, menjelaskan permohonan maaf Hafzan yang disampaikan secara pribadi telah diterima. Namun sesuai lembaga, ada proses hukum yang mesti dilalui. Muhammadiyah Sumbar tolak berdamai dengan Hafzan.

"Proses sudah berjalan, ikuti saja proses hukum itu,” ucap Bachtiar.  

Ia menegaskan sebelum kasus ini sampai ke ranah kepolisian, Muhammadiyah Sumbar telah berupaya meminta klarifikasi. Namun, Hafzan tidak merespons.

Berikut narasi yang ditulis Ustaz Hafzan di akun facebooknya @Hafzan El Hadi.

"Yang masih menganut sekte Muhamm*diyah biar melek, ini sisi kesamaannya dengan Syi'ah. Ber-Islam lah tanpa Ormas," begitu narasi  yang ia tuliskam dalam postingannya sembari menyematkan video Ustadz Farhan Abu Furaihan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement