Senin 05 Jun 2023 19:10 WIB

Kurban untuk Pencinta Alquran

Setiap pekurban akan mendapatkan bonus paket kelas online menghafal surah Ar-Rahman

Santri Askar Kauny
Foto: Ist
Santri Askar Kauny

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hari Raya Idul Adha 1444 H identik dengan ritual kurban. Askar Kauny Foundation (AKF) memberikan yang terbaik untuk membahagiakan pecinta Alqur’an pada Idul Adha tahun ini. Direktur Utama AKF Dodi Halim mengungkapkan, para penjaga kalam Allah tersebut akan menjadi objek dalam penyaluran daging kurban. 

“Para santri di 37 Ma’had Askar Kauny, mereka adalah penjaga kalam Allah, berhak mendapat kebahagiaan di hari raya kurban tahun ini,” ujar Dodi Halim, Direktur Utama AKF lewat keterangan tertulis kepada Republika, Senin (5/6/2023).

Dodi menjelaskan, para santri telah menghabiskan banyak energi, berjuang menghafal dan murajaah bacaan Alqur’an. “Kurban jadi momentum untuk membahagiakan mereka agar proses menuntut ilmu jadi lebih mudah,” jelas Dodi.

Pada saat yang sama, Helmina Sari, Direktur Marketing AKF menjelaskan setiap pekurban yang berkurban di Askar Kauny tahun ini akan mendapatkan bonus paket kelas online membaca dan menghafal surat Ar-Rahman beserta artinya dengan Metode Kauny Quran.

 

“Komitmen kami untuk selalu hadirkan yang terbaik, membahagiakan pencinta Alquran, memberikan laporan kurban yang detail; mengemas secara rapi dokumentasi pemotongan dan penyaluran kurban kepada mudhohi (pekurban), dan yang terutama setiap pekurban mendapatkan bonus kelas online,” ujar dia.

Tidak hanya bahagiakan pencinta Alquran di Indonesia, Helmina menjelaskan daging dari setiap hewan kurban juga disalurkan untuk saudara-saudara Muslim penjaga kalam Allah di negara-negara Afrika seperti Kenya, Somalia, Mali, Uganda, dan Palestina.

Diberitakan sebelumnya, tahun lalu, pada Idul Adha 1443 H, Askar Kauny mendistribusikan daging hewan kurban untuk 61.300 penerima manfaat yang tersebar di enam  negara, yaitu Indonesia, Palestina, Lebanon, Somalia, Mali, dan Uganda.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement