Ahad 04 Jun 2023 04:30 WIB

Pancasila Lestarikan Keragaman Bangsa

Pancasila jadi energi keberlangsungan tradisi.

Ilustrasi pejabat daerah meramaikan hari kelahiran Pancasila.
Foto: Dok. Pemprov Babel
Ilustrasi pejabat daerah meramaikan hari kelahiran Pancasila.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara (Sulut), H Sarbin Sahe, mengatakan dengan semangat Pancasila diharapkan mampu merajut sinergi majukan bangsa Indonesia.

"Hari Lahir Pancasila, menjadi momentum bangsa untuk terus melanjutkan majunya peradaban bangsa ini, bahkan Pancasila bisa menginspirasi majunya peradaban global," kata Sarbin di Manado, Sabtu (3/6/2023).

Baca Juga

Pancasila, katanya, telah final dan ini sudah menjadi alasan yang cukup bagi semua anak bangsa untuk tetap hidup damai berdampingan dan saling menghargai.

"Tidak ada alasan untuk kembali mempersoalkan Pancasila sebagai dasar negara-bangsa kita. Mari kita sadari itu dan bersama jaga dan rawat Pancasila," katanya.

Dengan kesadaran tersebut, menurutnya, semua anak bangsa di negeri ini, akan mampu merajut sinergi dan kolaborasi untuk memajukan dan memperkaya peradaban bangsa Indonesia termasuk peradaban global

Dia menjelaskan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016, pemerintah telah menetapkan secara resmi tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.

Bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023 ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara bersama seluruh jajarannya mengucapkan selamat dan semoga nilai-nilai Pancasila menjadikan hidup setiap insan Indonesia makin bermakna dan bermanfaat bagi satu sama lain, bangsa ini makin maju dan beradab.

Mantan kepala Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara ini mengajak semua anak bangsa terutama di Sulawesi Utara untuk sejenak mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat Pancasila yang digali oleh para pendiri bangsa dan menjadi fondasi kehidupan bangsa ini.

"Mari kita terus bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia Pancasila sehingga bangsa ini terus kokoh berdiri dan terus membangun peradaban demi masa depan Indonesia emas," kata kakanwil.

Diakuinya, sangat sulit mempersatukan Indonesia yang majemuk dari semua aspek mulai dari suku, agama, ras, golongan, dan kultur. Namun, berkat Pancasila, semua perbedaan justru menjadi kekuatan bangsa ini.

"Mempersatukan Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku dan agama, yang wilayahnya terdiri atas ribuan pulau, bukanlah sesuatu yang mudah. Kita sangat beruntung punya Pancasila," ujar salah satu Ketua PBNU ini.

Para pendiri bangsa berhasil merumuskan Pancasila sebagai perekat, nilai dan fondasi yang menyatukan Indonesia. Ini bukti, Indonesia memiliki peradaban yang maju.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement