Ahad 12 Feb 2023 00:01 WIB

Cacian Mcgregor Terhadap Islam Memicu Petarung UFC Kevin Lee Bersyahadat dan Jadi Mualaf 

Kevin Jesse Lee memeluk Islam setelah mengalami jatuh bangun di UFC

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti / Red: Nashih Nashrullah
Kevin. Kevin Jesse Lee memeluk Islam setelah mengalami jatuh bangun di UFC
Foto:

Egonya masih bertahan hingga pada 2021, saat ulang tahunnya pada September. Dia merasa seperti mata dan hatinya terbuka bahwa Islam merupakan sebuah jalan kehidupan yang tepat untuk dipilih. 

Lee mengenal Islam sebenarnya sejak usia tujuh tahun. Saat itu dia sering diajak bibi dan sepupunya untuk ke masjid.  

Namun dia tak paham dengan agama itu. Bahkan di lingkungan sekitarnya stigma tentang Islam sangat negatif hingga saat ini. Termasuk sesama petarung Conor Mcgregor yang sering menghina petarung Muslim. 

Sebenarnya hinaan yang dilayangkan Mcgregor justru membuat Lee semakin tertarik dengan Islam. Dia mencari tahu lebih banyak tentang Islam terutama berbicara dengan rekan sesama petarung muslim. 

Kemudian pada Oktober 2021, Lee memutuskan untuk bersyahadat di sebuah Masjid di AS. Setelah memeluk Islam Lee mengaku hidupnya lebih damai dan mampu meninggalkan gaya idup hedonis.

Meski demikian, sebagai petarung, Lee memang tidak terlalu senang dengan hidup hedonis. Karena sebagai atlet disiplin merupakan hal utama.  

Banyak petarung yang memenangkan kejuaraan karena mereka hidup disiplin. Dan sebagian besar dari mereka adalah petarung Muslim. 

Tidak dimungkiri gaya hidup seorang Muslim membuat seorang petarung terbiasa hidup disiplin dan membantu mereka dalam memenangkan kejuaraan. 

Terkait ibadah, Lee mengaku awalnya mengalami kesulitan untuk melaksanakan sholat lima waktu dengan rutin. Namun setelah lima bulan Lee perlahan telah terbiasa untuk menjalankan kewajiban setiap Muslim tersebut.

Baca juga: 4 Sosok Wanita yang Bisa Mengantarkan Seorang Mukmin ke Surga, Siapa Saja?   

Kini menjadi setelah menjadi seorang Muslim, bertarung bukan hanya sekadar bertarung. Tetapi bagi Lee bertarung pun memiliki nilai jihad di dalamnya. 

Lee juga merasa bahwa kemenangan atau kekalahan tidak semata hanya berkat dirinta sendiri. Bahwa ada campur tangan Allah SWT di dalamnya.  

Ketika menang, Lee tidak akan merasa sombong atau jumawa. Demikian juga ketika mengalami kekalahan dia tidak akan merasa marah atau keceea terlalu dalam. Bahwa segala hal di dunia yang telah terjadi segalanya atas izin Allah SWT.  

 

Lee pun bersyukur bahwa setelah mengumumkan keislamannya banyak orang yang sangat mendukungnya. Baik orang terdekatnya maupun warganet di dunia maya.     

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement