Selasa 20 Dec 2022 17:25 WIB

Masjid Al Jabbar Bandung Diharapkan Jadi Ikon Dunia Internasional

Masjid Raya Provinsi Al Jabbar dinilai sebagai mahakarya Jawa Barat.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Ani Nursalikah
Pekerja menyelesaikan pembangunan bagian halaman Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung, Selasa (6/12/2022). Gubernur Jawa Barat menargetkan proyek pembangunan Masjid Raya Al Jabbar dapat rampung dan diresmikan pada akhir Desember 2022, sekaligus dapat digunakan untuk Sholat Jumat perdana di masjid tersebut. Republika/Abdan Syakura
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pekerja menyelesaikan pembangunan bagian halaman Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung, Selasa (6/12/2022). Gubernur Jawa Barat menargetkan proyek pembangunan Masjid Raya Al Jabbar dapat rampung dan diresmikan pada akhir Desember 2022, sekaligus dapat digunakan untuk Sholat Jumat perdana di masjid tersebut. Republika/Abdan Syakura

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Masjid Raya Provinsi Al Jabbar dinilai sebagai mahakarya Jawa Barat. Karena, masjid ini lahir dari sumbangsih semua pihak.

 

Baca Juga

Menurut Wakil Ketua DPRD Jabar Oleh Soleh, sejak ia duduk sebagai anggota dewan Jabar 2014 lalu, masjid ini sudah diinisiasi oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, DPRD, dan para pihak terkait.

 

"Masjid ini mahakarya Jawa Barat ini hasil urun rembug bersama sejak 2014. Arsiteknya Kang Ridwan Kamil lalu ditakdirkan menjadi gubernur," ujar Soleh, dalam acara Gaspol PWI Gedung Sate "Mahakarya Masjid Al Jabbar Karya Religi dan Wisata Halal", Selasa (20/12/2022). 

 

Oleh berharap, mahakarya ini diharapkan tak hanya dijadikan kebanggaan warga Jawa Barat namun juga dunia internasional. "Kami mengapresiasi dibangunnya Al Jabbar, semoga tidak hanya jadi ikon Jawa Barat tapi bisa memberikan kontribusi kehidupan beragama," katanya.

 

Soleh mengatakan, masjid ini bisa jadi sarana edukasi warga Muslim untuk mempelajari khazanah Islam baik dunia maupun Jawa Barat. "Pengunjung akan mendapat oleh-oleh sejarah, gambaran Islam masuk Jawa Barat," katanya.

photo
Pekerja proyek pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Gede Bage Kota Bandung, sedang melakukan finishing, Selasa (20/12/2022). Masjid kebanggaan masyarakat Jabar ini akan diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada 30 Desember 2022 mendatang. Foto: Arie Lukihardianti/Republika 

Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Barat Edi Komarudin mengapresiasi hadirnya masjid yang juga dikenal sebagai masjid terapung ini. Edi memuji Gubernur Ridwan Kamil yang bisa mewujudkan masjid megah sekaligus merancang bangun.

"Banyak pemimpin dunia hanya bisa membangun, tapi bukan arsiteknya. Ini masjid luar biasa, jarang pemimpin yang memiliki kemampuan merancang masjid," katanya.

 

Edi berharap, Al Jabbar tak hanya menjadi ikon Jawa Barat namun juga dunia internasional. "Semoga Al Jabbar tidak hanya jadi pusat ibadah, tapi pusat peradaban, memberikan warna dan pencerahan bagi masjid yang lain terkait tata kelola," katanya.

Menurutnya, DMI Jabar berharap Al Jabbar bisa menjadi rujukan masjid lain sebagai masjid yang ramah anak, memiliki fungsi sosial, melahirkan wirausaha, dakwah dan hukum, pengelolaan ZIS internasional hingga pengelolaan lingkungan.

 

"Semoga masjid ini bisa dimakmurkan jamaah dan memakmurkan jamaah," katanya.

photo
Pekerja menyelesaikan pembangunan interior Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung, Selasa (6/12/2022). Gubernur Jawa Barat menargetkan proyek pembangunan Masjid Raya Al Jabbar dapat rampung dan diresmikan pada akhir Desember 2022, sekaligus dapat digunakan untuk Sholat Jumat perdana di masjid tersebut. Republika/Abdan Syakura 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement