Sabtu 19 Nov 2022 20:29 WIB

Ratusan Mahasiswa Beri Pijat Gratis di Muktamar Muhammadiyah

Pijat gratis diberikan mahasiwa kepada muktamirin Muktamar Muhammadiyah.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Hafil
Muktamirin dan penggembira memanfaatkan layanan pijat gratis saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Edutorium, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022). Sebanyak 20an mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga FKIP UMS memberikan layanan pijat gratis untuk Muktamirin dan penggembira Muktamar. Lebih dari 200 orang memanfaatkan jasa pijat gratis sejak dua hari sebelum Muktamar.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Muktamirin dan penggembira memanfaatkan layanan pijat gratis saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Edutorium, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022). Sebanyak 20an mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga FKIP UMS memberikan layanan pijat gratis untuk Muktamirin dan penggembira Muktamar. Lebih dari 200 orang memanfaatkan jasa pijat gratis sejak dua hari sebelum Muktamar.

REPUBLIKA.CO.ID,SURAKARTA -- Muktamar 48 Muhammadiyah-Aisyiyah berlangsung sangat meriah. Tidak cuma muktamirin dan penggembira, muda-mudi Muhammadiyah yang menjadi tuan rumah turut memeriahkan lewat keahlian-keahlian mereka guna melayani tamu yang datang.

Salah satunya melalui layanan pijat gratis yang diberikan mahasiswa Program Studi Olahraga Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mereka menghadirkan layanan pijat gratis bagi penggembira maupun muktamirin yang hadir ke Solo.

Baca Juga

Layanan pijat gratis dihadirkan mulai 08.00 WIB sampai 21.00 WIB dengan menerjunkan 10-20 mahasiswa untuk masing-masing lokasi dan melayani 150 orang lebih per hari. Diberikan ada yang menggunakan tangan dan ada yang memakai alat pijat elektrik.

Dosen Prodi Pendidikan Olahraga, FKIP, UMS, Eko Sudarmanto mengatakan, layanan ini dihadirkan sejak 17 November 2022 untuk menyambut kedatangan tamu-tamu. Ada di tiga lokasi terpisah seperti Hall FKIP UMS, Edutorium UMS dan De Tjolomadoe.

"Karena UMS sedang ada perhelatan besar sebagai anak ini tanggung jawab kita, yang kami bisa memberikan pelayanan pijat, dan dari sini kita belajar beliau-beliau datang dari jauh, jadi konsep birrul walidain kita terapkan di sini," kata Eko kepada Republika, Sabtu (19/11/2022).

Ia mengungkapkan, ada ratusan lebih mahasiswa yang diterjunkan untuk memberikan pelayanan tersebut. Mereka hadir di lokasi-lokasi yang memang menjadi tempat rangkaian acara Muktamar 48 dan didatangi baik penggembira maupun muktamirin.

Eko menuturkan, hampir semua mahasiswa Prodi Pendidikan Olahraga, FKIP, UMS memang ditugaskan untuk menyambut tamu, termasuk melalui pijat gratis tersebut. Mereka yang memberikan layanan terdiri dari atlet-atlet maupun pelatih-pelatih.

Terkait itu, ia menekankan, mahasiswa tidak cuma berkhidmat k senior citizen tapi mendapatkan tambahan nilai dalam mata kuliah. Apalagi, Eko mengingatkan, muktamar merupakan agenda permusyawaratan terbesar Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Menurut Eko, hari ini perkuliahan memang berbasis kepada output, tidak cuma perkuliahan dalam kelas. Karenanya, jika biasanya pijat gratis diberikan ke dosen, petugas kebersihan, pegawai dan civitas, kali ini melayani muktamar.

"Ini saatnya momentum Prodi Olahraga dan UMS secara umum, kita ada gawe, seluruh apa yang kita punya bagaimana agar gawe ini sukses," ujar Eko. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement