Senin 06 Jul 2026 10:23 WIB

Ibaratkan Gerakan Pelestarian Lingkungan Bak Kisah Burung Pipit, Ini Nasihat Buya Anwar untuk MLH

Allah SWT telah menciptkan bumi dengan keseimbangan yang sempurna.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Buya Anwar Abbas, mengajak masyarakat untuk tidak meremehkan setiap ikhtiar menjaga lingkungan, meskipun terlihat kecil. Menurut dia, kepedulian terhadap kelestarian bumi merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan investasi bagi masa depan generasi mendatang.

Pesan tersebut disampaikan Anwar Abbas saat menutup Pelatihan Kader Lingkungan dan Sosialisasi Haji Ramah Lingkungan yang diselenggarakan oleh Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), di Bandar Lampung, Ahad (5/7/2026).

Baca Juga

Dalam pidatonya, Anwar Abbas mengibaratkan gerakan pelestarian lingkungan yang dilakukan Muhammadiyah seperti kisah burung pipit dalam peristiwa Nabi Ibrahim AS ketika dibakar oleh Raja Namrud."Apa yang dilakukan MLH Muhammadiyah mungkin dianggap kecil, bahkan barangkali ada yang menganggap tidak berguna. Tetapi kita melakukan ini karena kita peduli terhadap masa depan anak cucu kita dan kita peduli terhadap masa depan bumi ini,"kata Anwar Abbas.

Ia kemudian mengisahkan bagaimana seekor burung pipit terbang membawa setetes air untuk membantu memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim. Upaya itu ditertawakan oleh binatang lain karena dinilai tidak akan mampu memadamkan kobaran api yang sangat besar.

Namun, lanjut Anwar, burung pipit tetap melakukannya karena ingin berbuat sesuatu demi menolong Nabi Ibrahim dan memperoleh nilai kebaikan di hadapan Allah SWT. "Burung pipit itu sadar air yang dibawanya tidak akan mampu memadamkan api. Tetapi ia ingin menunjukkan bahwa dirinya berpihak kepada kebenaran dan ingin memperoleh nilai kebaikan di hadapan Allah,”kata dia.

Menurut Anwar Abbas, filosofi tersebut relevan dengan berbagai upaya pelestarian lingkungan saat ini. Meskipun dampaknya mungkin belum terlihat besar, setiap tindakan baik memiliki makna moral dan spiritual.

photo
Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meluncurkan program wakaf pohon produktif sebagai bagian dari penguatan gerakan pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan. Peluncuran tersebut berlangsung pada Ahad (21/12/2025) di Persemaian Permanen Bunder, Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. - (dok istimewa)

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi