Senin 14 Nov 2022 21:59 WIB

Jokowi: Masjid Raya Sheikh Zayed Simbol Persaudaraan dan Persahabatan

Masjid Raya Sheikh Zayed hadiah dari Presiden Uni Emirat Arab.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ani Nursalikah
Jokowi dan MBZ Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo. Jokowi: Masjid Raya Sheikh Zayed Simbol Persaudaraan dan Persahabatan
Foto: Sekretariat Presiden
Jokowi dan MBZ Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo. Jokowi: Masjid Raya Sheikh Zayed Simbol Persaudaraan dan Persahabatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, Jawa Tengah pada Senin pagi (14/11/2022). Jokowi mengatakan masjid yang merupakan pemberian dari MBZ ini akan menjadi simbol persaudaraan dan persahabatan antara rakyat Indonesia dan UEA.

“Tadi pagi saya bersama Presiden Persatuan Uni Emriat Arab Yang Mulia Syeikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan meresmikan Masjid Raya Syeikh Zayed di Solo. Masjid ini akan menjadi simbol persaudaraan, simbol persahabatan antara rakyat Indonesia dan rakyat UEA,” kata Jokowi dalam keterangan pers yang diunggah melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Baca Juga

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi dan Presiden MBZ terlebih dahulu melaksanakan sholat sunnah tahiyatul masjid sebelum melakukan peresmian. Setelahnya, Jokowi dan MBZ melakukan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed.

Presiden Jokowi dan Presiden MBZ kemudian berkeliling bersama sambil meninjau arsitektur serta sarana dan prasarana yang ada di masjid tersebut. Usai berkeliling, keduanya melakukan penanaman pohon Sala bersama di halaman Plaza Utara Masjid Raya Sheikh Zayed. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama Presiden Jokowi dan Presiden MBZ bersama para tamu dan delegasi kedua negara.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama Adib mengatakan, Masjid Raya Sheikh Zayed yang ada di Kota Surakarta ini merupakan miniatur dari Masjid Sheikh Zayed yang ada di Abu Dhabi, PEA. Masjid tersebut dibangun di atas lahan seluas 3 hektare dengan kapasitas sekitar 10 ribu jemaah.

“Ini adalah merupakan hibah atau hadiah dari Presiden Uni Emirat Arab untuk Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo,” ucap Adib, dikutip dari siaran pers Istana.

Adib juga mengatakan masjid tersebut nantinya akan dikelola oleh Badan Pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang dibentuk pemerintah melalui Kementerian Agama dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Agama. Adib pun berharap Masjid Raya Sheikh Zayed ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar Kota Surakarta, Jawa Tengah, bahkan seluruh Indonesia.

“Mari kita bersama-sama memakmurkan masjid dan keberadaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini akan menjadi ikon baru di Solo khususnya, tidak hanya sebagai pusat syiar agama, tetapi juga menjadi pusat destinasi wisata religi baru di Solo khususnya dan di Jawa Tengah pada umumnya,” kata Adib.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement