Rabu 12 Oct 2022 08:47 WIB

Berstatus Juara Bertahan, Sumbar Kini Target Lima Besar MTQ Kalsel

Sumbar saat ini berstatus juara bertahan MTQ.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil
Berstatus Juara Bertahan, Sumbar Kini Target Lima Besar MTQ Kalsel. Foto ilustrasi: Seorang qoriah tampil saat perlombaan cabang Qiraat Sabah Mujawwad Dewasa pada MTQ Nasional ke-28 di Masjid Raya Sumbar, Padang, Sumatera Barat, Ahad (15/11/2020). Sebanyak delapan cabang diperlombakan pada MTQ Nasional ke-28 dengan 12 lokasi di antaranya masjid-masjid besar dan auditorium kampus di kota itu.
Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Berstatus Juara Bertahan, Sumbar Kini Target Lima Besar MTQ Kalsel. Foto ilustrasi: Seorang qoriah tampil saat perlombaan cabang Qiraat Sabah Mujawwad Dewasa pada MTQ Nasional ke-28 di Masjid Raya Sumbar, Padang, Sumatera Barat, Ahad (15/11/2020). Sebanyak delapan cabang diperlombakan pada MTQ Nasional ke-28 dengan 12 lokasi di antaranya masjid-masjid besar dan auditorium kampus di kota itu.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG-- Sumatra Barat mengirimkan 54 orang kafilah yang akan bersaing di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-29 yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Wakil Gubernur yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumbar, Audy Joinaldy, mengatakan target kontingen Sumbar pada MTQ nasional kali adalah bertahan di urutan 5 besar.

Baca Juga

"Kami harapkan dapat bertahan di 5 besar. Tapi tentu kafilah harus melakukan upaya terbaik," kata Audy, Selasa (11/10/2022).

Seperti diketahui pada MTQ Nasional 2020 lalu, Sumbar mampu meraih juara umum. Saat itu Sumbar berstatus sebagai tuan rumah yang menyelenggarakan di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

Audy mengingatkan setiap kafilah agar mengikuti segala arahan yang disampaikan oleh para pembina, sehingga kafilah akan mendapat ilmu yang berguna bagi peningkatan kemampuan.

Ia juga meminta para pembina agar dapat memberikan bimbingan serta pembinaan yang sungguh-sungguh, sehingga para peserta akan memiliki kemampuan terbaik pada saat menghadapi event MTQ nasional ini.

"Prinsipnya, siapapun duta Sumbar pada setiap iven nasional harus mampu menjadi contoh kebaikan bagi daerah lainnya, merawat toleransi dalam kehidupan beragama dan keberagaman bangsa Indonesia, " ucap Audy.

 

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement