Senin 10 Oct 2022 12:50 WIB

Muslim Bolton Berkumpul Rayakan Maulid Nabi Muhammad

Maulid Nabi Muhammad dirayakan Muslim Bolton.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Muslim Bolton Berkumpul Rayakan Maulid Nabi Muhammad. Foto:   Nabi Muhammad (ilustrasi)
Foto: Dok Republika
Muslim Bolton Berkumpul Rayakan Maulid Nabi Muhammad. Foto: Nabi Muhammad (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,BOLTON -- Ratusan Muslim di Bolton berkumpul untuk melakukan pawai jalan kaki, guna merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW. Dalam kegiatan yang sama, mereka juga berupaya mengapresiasi kehidupan dan karya syekh Sufi, Sufi Mohammed Aslam.

Beberapa Muslim bahkan dilaporkan melakukan perjalanan jauh dari Amerika, Skotlandia, Birmingham dan Coventry, untuk bergabung dalam kegiatan pawai jalan kaki ini.

Baca Juga

Sebelum meninggalkan titik mulai di Masjid Makkah di Great Lever, terdapat berbagai suguhan yang bisa dinikmati peserta acara secara gratis, seperti makanan, teh dan kopi, serta es krim.

Dosen konstruksi di Blackburn College, Sufi Qasim, yang membantu menyelenggarakan acara tersebut mengatakan semua Muslim berkumpul dari begitu banyak daerah yang berbeda, untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

"Rasulullah adalah seorang nabi untuk semua orang, yang datang dengan pesan cinta, perdamaian, kesetaraan dan keragaman untuk pria dan wanita," ucap dia dikutip di The Bolton News, Senin (10/10/2022).

Peserta lainnya, Zaynab Akhtar, merayakan hari istimewa ini di dalam masjid dengan wanita Muslim lainnya. Di kesempatan itu, mereka duduk bersama, saling berbicara, membaca doa, serta menikmati beberapa makanan buatan sendiri.

Dia mengatakan inti dari acara ini adalah tentang komunitas yang berkumpul, sekaligus merayakan sesuatu yang dimiliki bersama.

“Ini adalah hari yang menyenangkan untuk dinanti-nantikan. Saudara perempuan dari seluruh negeri dan beberapa yang bahkan tidak saya kenal, tetapi kami saling mengenal untuk hari kelahiran Nabi dan untuk pemimpin yang telah meninggal," ujarnya.

Meskipun kegiatan tersebut adalah salah satu perayaan Islam, namun mereka membukanya untuk umum. Ada banyak masyarakat sekitar yang terlihat berada di luar rumah, bahkan bersorak untuk parade ini.

Tak hanya itu, warga di komunitas tersebut bahkan terlihat membagikan permen, cokelat dan minuman, kepada mereka yang ikut pawai, serta beberapa tetangga sekitar.

Untaian doa dapat didengar melalui pengeras suara, saat semua orang berbaris melalui jalan-jalan Great Lever.

Salah satu peserta kegiatan yang berasal dari St Ives, Ibrahim Mobsher, menyebut perayaan ini sangat berarti, karena Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir Islam. Adapun bagian favoritnya selama acara adalah membaca doa-doa dan melihat banyak orang dengan cerita tentang perdamaian.

Peserta lainnya, Muhem Hussain, yang juga membantu mengatur pawai ini berkata kegiatan tersebut telah dilakukan selama 28 tahun. Karena itu, orang-orang sekitar pun telah sangat akrab dengannya.

"Orang-orang berduyun-duyun ke Bolton untuk menjadi bagian dari acara ini, dari semua lapisan masyarakat. Itu tidak sama tanpa Muhammad Aslam," kata dia.

Bahkan ketika kesehatannya mulai memburuk, Muhammad Aslam disebut akan menelepon orang dan memberikan motivasinya. Dia digambarkan sebagai simbol besar di Bolton, sehingga kegiatan pawai ini adalah penghargaan untuknya juga.

Setelah berjalan di sepanjang rute yang disiapkan, para peserta menuju pusat 3D, di mana anak-anak membacakan puisi dari Imam Pusiri di depan ratusan orang di atas panggung.

Maulid, merupakan bahasa Arab untuk kelahiran Nabi Muhammad, yang dirayakan di seluruh dunia oleh umat Islam. Ini adalah salah satu tanggal terpenting dalam kalender Islam. 

Sumber:

https://www.theboltonnews.co.uk/news/23034691.bolton-muslims-faith-walk-mark-prophet-muhammad-birthday

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement