Kamis 15 Sep 2022 22:08 WIB

Belajar dari Kesabaran Ning Imaz: Dihina Eko Kuntadhi Padahal Sedang Hamil

Ning Imaz Lirboyo memaafkan Eko Kuntadhi yang tengah menghinanya

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Nashih Nashrullah
Pegiat media sosial Eko Kuntadhi saat menyampaikan permohonan maaf kepada Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz yang diwakili suaminya Gus Rifqil Muslim di Ponpes Lirboyo, Kediri, Kamis (15/9).
Foto: Republika/Dadang Kurnia
Pegiat media sosial Eko Kuntadhi saat menyampaikan permohonan maaf kepada Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz yang diwakili suaminya Gus Rifqil Muslim di Ponpes Lirboyo, Kediri, Kamis (15/9).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Suami dari Ustadzah Ponpes Lirboyo, Kediri, Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz, yakni Gus Rifqil Muslim mengungkapkan kesabaran sang istri saat mendapat hinaan dari pegiat media sosial Eko Kuntadhi melalui cuitannya di Twitter. 

Padahal, kata Gus Rifqil posisi sang istri dalam kondisi hamil. Bahkan sang istri lah yang meredam amarah Gus Rifqil saat mengetahui istrinya dihina di media sosial. 

Baca Juga

"Coba sekarang sebagai seorang laki-laki sebagai seorang suami yang di situ istrinya dihina, dicaci maki sedemikian rupa dalam kondisi hamil, tentunya perasaan saya meledak. tetapi dengan kesabaran istri saya mengatakan, kersane (biarkan)" kata Gus Rifqil ditemui di Ponpes Lirboyo, Kediri, Kamis (15/9/2022).  

Setelah ditenangkan sang istri, lanjut Gus Rifqil, dirinya pun berhasil meredam amarahnya, sehingga bisa tetap bisa menggunakan akal sehatnya. 

Ning Imaz, lanjut Gus Rifqil memahami betul risiko berdakwah di media sosial. Maka dari itu Ning Imaz tetap sabar meskipun mendapat hinaan di media sosial. 

"Istri saya bilang Mas kersane, biarkan saja. Itu risiko dari bermedia sosial. Saya pun mencoba meredam amarah saya dan saya tetap menggunakan pikiran yang sehat. Walaupun hati panas, pikiran harus tetap dingin," ujar Gus Rifqil. 

Setelah kejadian tersebut, Gus Rifqil pun langsung mencari tahu siapa sebenarnya sosok Eko Kuntadhi. Tujuannya tiada lain untuk bertemu dan meminta Eko Kuntadhi tabayun dengan dirinya. 

Setelah mengetahui Eko Kuntadhi memiliki kedekatan dengan Mohamad Guntur Romli, Gus Rifqil pun mencoba menghubunginya agar bisa dipertemukan dengan Eko Kuntadhi. 

"Saya menemukan info Mas Eko ini dekat dengan salah satunya mas Guntur Romli. Maka saya inisiatif menghubungi Mas Guntur Romli agar bisa Mas Eko tabayyun dengan saya, agar kasus ini tidak menggelinding sedemikian rupa. Agar teduh, tenang, dan tidak menjadikan panas di mana-mana," kata Gus Rifqil.        

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement