Kamis 28 Jul 2022 22:20 WIB

Jelang Tahun Baru Islam, Muslim Charlotte AS Dalami Makna Hijrah

Muslim Charlotte AS akan menggelar doa bersama.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah
Salah satu masjid di Amerika. Jelang Tahun Baru Islam, Muslim Charlotte AS Dalami Makna Hijrah
Salah satu masjid di Amerika. Jelang Tahun Baru Islam, Muslim Charlotte AS Dalami Makna Hijrah

REPUBLIKA.CO.ID, CHARLOTTE -- Menjelang datangnya tahun baru hijriyah, anggota Komunitas Muslim Charlotte, Carolina Utara, Amerika Serikat (AS) telah berencana merayakannya dengan khidmat. Momen itu dikatakan akan digelar dengan doa bersama dan khutbah tentang Hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah.

“Apa yang menakjubkan tentang itu adalah bahwa umat Muslim saat itu adalah sekelompok 300 orang yang tinggal di kota berpenduduk 15 ribu orang,” kata imam dan direktur Pusat Komunitas Muslim Charlotte, John Ederer, dilansir dari About Islam, Kamis (28/7/2022).

Baca Juga

“Mereka melarikan diri untuk hidup mereka dan setelah itu, dalam waktu 10 tahun, mereka adalah sebuah institusi yang memerintah dan berkuasa di seluruh Arab," tambahnya. 

Kalender Hijriyah dimulai pada tahun 622 masehi dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, yang dikenal dengan Hijrah. Muslim menggunakan kalender Hijriah lunar ini untuk menghitung waktu sholat, puasa, haji, dan perayaan keagamaan lainnya. 

Sementara beberapa orang menentukan bulan baru dengan penampakan bulan, sebagian besar negara Islam mengikuti perhitungan astronomi. Sementara mayoritas dunia Muslim merayakan hari itu sebagai hari libur resmi, Muslim Charlotte biasanya melakukannya hanya dengan khutbah introspeksi daripada perayaan terbuka.

“Nabi Muhammad (SAW) mengajari kita bahwa dalam hal agama, sebagai Muslim kita hanya memiliki dua hari libur,” kata Ederer, merujuk pada Idul Fitri dan Idul Adha.

“Kita seharusnya tidak berinovasi dalam agama, kita tidak boleh datang dengan festival dan praktik baru, ritual baru, dan cara baru dalam melakukan sesuatu,” tambahnya. 

Tahun Baru Hijriyah adalah hari yang menandai dimulainya tahun kalender Islam yang baru. Hari pertama tahun ini adalah hari pertama bulan Muharram. 

Muharram adalah salah satu dari empat bulan suci tahun Hijriyah, dan umat Islam menganggapnya sebagai bulan paling suci kedua setelah Ramadhan.

Sementara orang Barat merayakan Tahun Baru dengan perayaan besar-besaran, sekitar 25 ribu Muslim di Charlotte akan memulai Tahun Baru dengan doa saat matahari terbenam pada Jumat, 29 Juli.

"Tidak ada yang seperti ini 'menunggu momen', seperti saat bola jatuh. Ini hanya tentang hari baru," kata Ederer. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement