Jumat 24 Jun 2022 22:31 WIB

FKUB Sulteng Susun Strategi Penguatan Kerukunan Umat Beragama

Kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab semua pihak

Ilustrasi kerukunan umat beragama di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Palupi, Palu, Sulawesi Tengah. Kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab semua pihak
Foto: ANTARA/Basri Marzuki
Ilustrasi kerukunan umat beragama di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Palupi, Palu, Sulawesi Tengah. Kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab semua pihak

REPUBLIKA.CO.ID, PALU— Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyusun strategi untuk penguatan kerukunan umat beragama demi menopang pembangunan kedamaian dan keharmonisan antarsesama manusia.

"FKUB membutuhkan saran dan masukan dari berbagai komponen dan elemen terkait dengan penguatan kerukunan umat beragama di Sulteng," ucap Ketua FKUB Sulteng Prof KH Zainal Abidin MAg di Palu, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga

Penyusunan strategi itu dilakukan FKUB Sulteng lewat lokakarya FKUB se-Sulteng yang menghadirkan pengurus FKUB dari 12 kabupaten dan satu kota, serta Kesbangpol dan Kemenag kabupaten dan kota se-Sulteng, dimulai tanggal 24 - 25, di Palu.

Lokakarya itu, kata Zainal, menjadi ajang penting untuk saling tukar menukar informasi dan pengalaman, serta saling memberikan ide dan gagasan terkait dengan strategi penguatan kerukunan di wilayah Sulteng.

"Strategi penguatan kerukunan umat beragama, harus dibicarakan secara intens dan berkelanjutan yang melibatkan semua pihak dan para tokoh agama di daerah ini," ungkapnya.

Zainal Abidin mengemukakan strategi yang disusun, nantinya akan menjadi acuan dan pedoman bersama bagi FKUB, Kemenag dan Kesbangpol dalam penguatan kerukunan di wilayah Sulteng.

"Ini akan menjadi satu modul panduan penguatan strategi pembangunan kerukunan umat beragama," ujarnya.

Terkait hal itu Plt Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Makmur M Arif, menilai penyusunan strategi untuk penguatan dan peningkatan kualitas kerukunan di Sulteng sangat penting dilakukan. "Kemenag tentu memberikan dukungan terhadap FKUB," ungkapnya.

Ia mengatakan sinergi multipihak untuk pembangunan kerukunan harus digencarkan dan dikedepankan, dengan melakukan berbagai program-program dan kegiatan pembinaan umat.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Provinsi Sulten, Fahruddin Yambas, mengatakan kerukunan menjadi modal besar dalam menyukseskan penyelenggaraan pembangunan daerah.

"Karena itu, upaya membangun, meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama lewat berbagai metode menjadi hal yang sangat penting," sebutnya.

Kesbangpol, ujar dia, mendukung penuh lokakarya penyusunan strategi penguatan kerukunan umat beragama yang digagas FKUB Sulteng.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement