REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan, Jawa Timur KH Idris Hamid mengharapkan kerukunan menjadi fokus pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dalam muktamar ke-35 yang direncanakan berlangsung pada Juli-Agustus 2026.
"Rukun itu jangan hanya formal, tapi juga dari dalam (hati)," kata Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) HM Faqih, mengutip keterangan KH Idris Hamid, Selasa (31/3/2026).
Ia menegaskan forum-forum NU sebelum pelaksanaan muktamar strategis untuk merumuskan mekanisme pemilihan organisasi yang tidak menimbulkan perselisihan dan dapat diterima seluruh pihak.
Menurut dia, PWNU Jatim telah membentuk tim program sebagai bagian dari persiapan menghadapi muktamar ke-35 NU.
Terkait kemungkinan Jawa Timur menjadi tuan rumah, Faqih menyatakan kesiapan PWNU Jatim apabila mendapat amanah dari forum organisasi.




