Senin 13 Jun 2022 16:00 WIB

Inovasi Program Qurban Ini Tawarkan Nilai Plus dalam Berqurban

Green Qurban menawarkan program dari satu hewan yang diqurbankan ditanam satu pohon

Sinergi Foundation sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana wakaf, zakat, dan infak sedekah, turut mengajak masyarakat yang ingin berkurban melalui program Green Kurban.
Foto: Sinergi Foundation
Sinergi Foundation sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana wakaf, zakat, dan infak sedekah, turut mengajak masyarakat yang ingin berkurban melalui program Green Kurban.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ibadah qurban menjadi momentum bagi umat Islam yang berkemampuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Berqurban merupakan bukti cinta kepada Sang Pencipta, sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi Ibrahim AS.

Untuk itu, ibadah kurban memiliki banyak keutamaan. Apalagi ibadah ini merupakan amalan yang paling dicintai Allah pada momen Hari Raya Idul Adha.

Sinergi Foundation sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana wakaf, zakat, dan infak sedekah, turut mengajak masyarakat yang ingin berkurban melalui program Green Kurban.

Green Kurban merupakan inovasi program qurban sekaligus penghijauan, dimana dari satu hewan yang diqurbankan turut pula ditanam satu pohon sebagai ikhtiar penghijauan bumi.

Lebih jauh, CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan, mengungkapkan, Green Kurban bukan hanya menawarkan konsep ibadah secara vertikal, tetapi juga menyimpan nilai tambah lain yang bisa menyempurnakan ibadah qurban.

"Melalui Green Kurban, ibadah kurban kita produktif. Mampu menghasilkan manfaat lebih luas untuk sesama dan lingkungan. Sebab dari qurban kita, kita turut menjaga bumi dengan menanam pohon, serta berbagi kurban untuk sesama" tutur Asep, dalam siaran persnya.

Selain itu, Green Kurban juga mengusung konsep qurban ramah lingkungan. Ia menegaskan, seluruh proses qurban memperhatikan aspek lingkungan, sebab dalam pendistribusiannya yang meminimalisir penggunaan plastik.

Sebaliknya, Green Kurban memanfaatkan medium organik seperti daun jati, besek bambu, canting, atau daun pisang.

Hewan qurban yang disediakan pun berasal dari program Wakaf Integrated Farm, yaitu program pemberdayaan peternak berbasis wakaf yang diusung oleh Sinergi Foundation.

Adapun untuk pendistribusiannya, Green Kurban menyasar empat kriteria wilayah penerima manfaat. Yaitu daerah yang rawan miskin, rawan akidah, rawan bencana, terpelosok. Sehingga, Asep mengatakan, pendisitribusian qurban ini akan tepat sasaran. Mengingat belakangan banyak ditemukan fenomena qurban yang menumpuk di perkotaan.

Nilai plus lainnya yang ditawarkan adalah, sehat & sesuai syariat. Ia menukas, pemilihan hewan qurban dilakukan dengan teliti, baik dari segi fisik, usia, dan juga kesehatan hewan qurban. Pun, setiap prosesnya dilakukan sesuai dengan syariat Islam.

“Dengan ibadah dan kebaikan plus-plus di Green Kurban, tentunya masyarakat tak perlu bingung lagi berqurban di mana. Kami mengajak masyarakat untuk memproduktifkan ibadah kurban di Green Kurban," ujar Asep.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement