Jumat 22 Apr 2022 20:08 WIB

Muhammadiyah Vaksin 1,3 Juta Orang dan Fokus di Daerah 3T

Muhammadiyah ikut menggencarkan vaksinasi untuk masyarakat umum

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah
Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Samsudin, mengatakan pihaknya ikut menggencarkan vaksinasi untuk masyarakat umum
Foto: Dokumen.
Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Samsudin, mengatakan pihaknya ikut menggencarkan vaksinasi untuk masyarakat umum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Muhammadiyah sudah melakukan program vaksinasi sejak tahun lalu, sampai sekarang sebanyak 1,3 juta orang telah divaksin. Kini Muhammadiyah fokus kepada masyarakat di daerah terpencil, terdepan dan terluar (3T) yang belum mendapatkan. 

"Kita datang ke daerah-daerah yang orang lain tidak mau datangi (untuk memberikan vaksin kepada masyarakat)," kata Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Samsudin, saat diwawancarai Republika.co.id, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga

Dia menyampaikan, sejak tahun lalu, Muhammadiyah menyelenggarakan vaksinasi di sekolah, universitas, dan kantor-kantor Muhammadiyah. Awalnya program vaksinasi dimulai di Pulau Jawa, tapi di Pulau Jawa hasilnya sudah bagus. 

Dia menjelaskan, karena vaksinasi di Pulau Jawa sudah bagus maka Muhammadiyah pindah ke lokasi yang tingkat vaksinasinya masih kecil, yakni di daerah 3T.

Sekarang daerah 3T di Indonesia menjadi salah satu prioritas Muhammadiyah. Masyarakat di sana disuntik vaksin dosis pertama dan kedua. Untuk tiba di lokasi vaksinasi di daerah terpencil yang medannya sulit, tim harus menggunakan kendaraan 4WD.

Di daerah lain, tim harus menggunakan perahu. Sementara mereka yang lansia dan difabel dijemput menggunakan ambulans untuk dibawa ke lokasi vaksinasi. 

"Yang melayani (vaksinasi masyarakat) yang umum sudah banyak, makanya kita mencoba menyasar saudara-saudara kita yang kurang beruntung dan jauh, yang orang lain tidak mau datang," ujar Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini. 

Agus menambahkan, sementara itu di Pulau Jawa sekarang terus melakukan vaksin booster. Vaksinasi booster di bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri tetap berjalan. 

"Kita rencanakan (program vaksinasi) sampai Agustus, mudah-mudahan Agustus sudah reda (Covid-19) sehingga kita bisa berhenti vaksinasinya," jelasnya.        

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement