Rabu 02 Feb 2022 05:39 WIB

Pemhida Surabaya  Adakan Kajian Eksklusif tentang Palestina

Urusan Palestina bukan hanya urusan rakyat Palestina semata, namun urusan kita semua.

Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Surabaya mengadakan  Kajian Eksklusif  yang bertemakan ‘Kabar Cinta Dari Palestina’, Selasa (1/2).
Foto: Dok Pemhida
Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Surabaya mengadakan Kajian Eksklusif yang bertemakan ‘Kabar Cinta Dari Palestina’, Selasa (1/2).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Surabaya mengadakan  Kajian Eksklusif  yang bertemakan ‘Kabar Cinta Dari Palestina’. Kegiatan itu diadakan oleh Hidayatullah (Pemhida) Surabaya dan  Sahabat al Aqsha, berkolaborasi dengan  International Networking for Humanitarian  (INH), Share Relawan INH Sidoarjo Jawa Timur dan didukung oleh Komunitas Bunda Al Fatih,  Majelis Taklim Azzahrah, Luqman Al Hakim, Roumah Wakaf, Baitut Tamwil Hidayatullah, dan Media Hidayatullah. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Aqshal Madinah, Kampus Utama Pesantren Hidayatullah Surabaya, Selasa (1/2). Acara diselenggaraka seusai melaksanakan shalat Shubuh. 

Acara ini bertujuan  untuk meningkatkan keimanan para jamaah, khususnya bagi para santri. Sekaligus memperkuat serat kecintaan terhadap saudara seiman, khususnya di Palestina. 

“Semoga acara ini bisa pula meningkatkan kepedulian terhadap saudara kita sesama Muslim, khususnya di Palestina,” ujar Suherman SPd  selaku ketua Pemhida Surabaya, dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Sementara itu, Ustadz Muhammad Husein Gaza  Lc, selaku pemateri tunggal, memberikan pemahaman akan pentingnya  melihat persoalan di Palestina dengan kacamata iman, bahwa Palestina adalah urusan umat Islam seluruh dunia.

"Bi ruh...bi dam...nafdika yaa al-Aqsha ! Bi ruh...bi dam...nafdika yaa al-Aqsha ! Bi ruh...bi dam...nafdika yaa al-Aqsha ! (Dengan jiwa dan darah, kami persembahkan untuk Aqsha !)," ujar Ustadz Muhammad Husein saat memulai kajian. 

"Ingat," warning aktivis yang telah 10 tahun bermukin di Ghaza ini, "Urusan bangsa Palestina bukan hanya urusan rakyat Palestina semata, namun urusan kita semua. Konflik yang ada di Palestina juga bukan masalah teritorial semata melainkan masalah eksistensi," ujarnya.

photo
Para pengurus Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Surabaya bersama tim International Networking for Humanitarian  (INH). (Dok Pemhida)

Selain itu, Husein juga menceritakan peristiwa serangan zionis Israel pada tahun 2021 pada malam hari, yang merupakan serangan terbrutal selama satu minggu terakhir dan ratusan roket dari dua unit pesawat tempur Israel membombardir habis wilayah di Gaza.

"Ratusan roket dari pesawat tempur dan tank-tank baja yang dikonsentrasikan di perbatasan, benar-benar memborbardir habis wilayah Gaza," kisahnya

Ia  juga memperlihatkan kepada hadirin sebuah video paca terjadi serangan oleh zionis Israel. Mujahid Palestina berhasil memukul mundur pasukan Zionis Israel  dan  merayakan kemenangan.

"Kita lihat di belakang saya, ratusan warga Gaza, di Jalur Gaza bagian tengah tepatnya di sebuah kota Medina Azahara turun ke jalan bersama anak-anaknya. Semua turun ke jalanan untuk merayakan kemenangan ini, dan ini terjadi di seluruh wilayah jalur Gaza," kata dia dalam sebuah video yang ditampilkan.

Acara ini berjalan dengan lancar dan diikuti seluruh santri dan mahasantri Luqman al Hakim Pesantren Hidayatullah Surabaya, jamaah, para ustadz,dan Muslimah Hidayatullah. 

Acara kajian itu  ditutup dengan kegiatan lelang home industri Palestina, yang berlokasi di luar Masjid Aqshal Madinah. Tampak banyak santri dan jamaah yang memborong barang lelang. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement