Selasa 11 Jan 2022 16:09 WIB

UAS Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas di Malaysia

UAS menerima gelar doktor honoris causa dalam bidang Islamic Studies.

Ustadz Abdul Somad.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ustadz Abdul Somad.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendakwah muda, Ustaz Abdul Somad (UAS), baru-baru ini memperoleh gelar doktor kehormatan (honoris causa) dari International Islamic University College Selangor. Kampus yang bertempat di Selangor, Malaysia, itu memberikan gelar tersebut dengan sejumlah pertimbangan.

Di antaranya ialah, UAS dipandang berhasil dalam menggerakkan dakwah Islam khususnya di Asia Tenggara. Maka dari itu, IIUC Selangor menganugerahkan gelar doktor honoris causa dalam bidang Pengajian Islam atau Islamic Studies kepada mubaligh kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatra Utara itu.

Baca Juga

"Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (KUIS) dengan sukacitanya memaklumkan penganugerahan Anugerah Ijazah Kehormatan Doktor Pengajian Islam kepada YBhg Ustaz Dr Abdul Somad," demikian petikan surat yang ditandatangani Rektor IIUC Selangor Prof (Madya) Dato' Dr Mohd Farid Ravi Abdullah, yang dilansir Republika hari ini, Selasa (11/1/2022).

photo
Korespondensi kampus International Islamic University College Selangor terkait gelar doktor kehormatan untuk UAS. - (DOK IST)

Dalam surat yang ditujukan kepada UAS itu diterangkan, upacara pemberian gelar akan diselenggarakan pada 24 Januari 2022 secara hybrid, yakni baik daring maupun luring di kampus IIUC Selangor.

Lebih lanjut, penganugerahan gelar kehormatan tersebut juga dengan persetujuan pihak Kementerian Luar Negeri Malaysia. Dalam surat yang ditandatangani Khaeriah Zaehera Abd Kayyum, Kepala Bagian Asia Tenggara Kemenlu Malaysia, disebutkan beberapa pertimbangan.

"Kementerian ini tiada halangan dengan cadangan pihak KUIS untuk memberi penganugerahan Ijazah Kehormat Falsafah Pengajian Islam kepada calon luar negara (non-WN Malaysia) iaitu Uztaz Abdul Somad Batubara dari Sumatera Utara, Indonesia," demikian Khaeriah.

Ia menambahkan, UAS merupakan seorang pendakwah yang mendukung kian eratnya persahabatan antara Malaysia dan RI. Di samping itu, sumbangsihnya pada dunia dakwah Islam tidak perlu diragukan lagi.

"Ceramah beliau (UAS) tidak pernah menimbulkan kontroversi dan kandungannya (ceramah UAS) juga mengalakkan persahabatan serumpun antara kedua negara berteraskan Islam," kata Khaeriah.

photo
Surat dari Kemenlu Malaysia terkait gelar doktor kehormatan untuk UAS. - (DOK IST)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement