Selasa 21 Dec 2021 22:19 WIB

Panitia Muktamar NU: Belum Terdeteksi Kasus Covid-19 

Muktamar ke-34 NU akan digelar dengan protokol kesehatan ketat

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Nashih Nashrullah
Pengunjung melintas di depan gapura pintu masuk Bazar, hiburan, dan pameran di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (21/12/2021). Kegiatan bazar, pameran, hiburan, dan bedah kitab merupakan rangkaian dari acara Muktamar NU ke-34 di Provinsi Lampung.
Foto: ANTARA/Ardiansyah
Pengunjung melintas di depan gapura pintu masuk Bazar, hiburan, dan pameran di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (21/12/2021). Kegiatan bazar, pameran, hiburan, dan bedah kitab merupakan rangkaian dari acara Muktamar NU ke-34 di Provinsi Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Para peserta Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) sudah berdatangan di Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (21/12). 

Dari sejumlah peserta yang telah memeriksakan diri di posko kesehatan Universitas Lampung (Unila) belum ditemukan terindikasi Covid-19. 

Baca Juga

Sekretaris Panitia Daerah Muktamar ke-34 NU, AryaPnto Munawar, mengatakan sudah lebih dari 50 persen kedatangan peserta muktamar hingga Selasa sing. Diperkirakan, akan tiba semuanya pada malam hari dari Indonesia bagian Timur dan luar negeri. 

“Kedatangan peserta muktamar lebih dari 50 persen. Sampai H-1, belum ada laporan peserta yang terdeteksi kasus Covid-19, kita berdoa semoga tidak ada,” kata Aryanto Munawar kepada Republika.co.id di Bandar Lampung, Selasa (21/12). 

 

Menurut dia, semua peserta baik yang melakukan perjalanan darat maupun udara tetap mengikuti prosedur pemeriksaan kesehatan yang telah disiapkan panitia. Panitia telah menyiapkan sebanyak 200 lebih dokter dan petugas medis di lokasi muktamar. 

Sedangkan peserta dari luar negeri yakni Pengurus Cabang Internasional (PCI) NU yang sebagian sudah tiba di Bandar Lampung. Menurut Aryanto, setibanya mereka datang di Lampung langsung diisolasi di wisma Universitas Malahayati (Unmal). 

“Ada peserta dari PC NU yang berada di luar negeri sebanyak 93 orang akan hadir dan yang telah hadir langsung dikarantinak di Universitas Malahayati,” kata Aryanto, yang pernah menjadi anggota legislatif. 

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, Selasa petang, sehari sebelum pembukaan Muktamar ke-34 NU di Ponpes Darussa’adah oleh Presiden Joko Widodo, para muktamirin berdatangan di lokasi penginapan baik di Wisma Unila, Wisma Unmal, dan juga Wisma UIN Raden Intan II. 

Pada peserta muktamar yang telah tiba di Bandar Lampung dan Lampung Tengah, rata-rata menggunakan jalur darat dengan membawa mobil pribadi, yang terlihat dari pelat nomor polisi dan stiker yang tertempel di badan mobil. 

Menurut Firman, seorang pengelola Wisma Unila, sebagian peserta muktamar dari berbagai daerah di Jawa sudah tiba. Kedatangan peserta yang menginap di Wisma Unila tersebut, karena akan mengikuti kegiatan muktamar di GSG Unila, karena untuk memperpendek rentang jarak penginapan dan lokasi muktamar 

“Diperkirakan kedatangan tamu peserta muktamar, sampai malam nanti. Soalnya besok sudah pembukaan,” kata Firman. 

Ketua Panitia Daerah Muktamar NU, Prof Moh Mukri, mengatakan selain dihadiri para peserta muktamar atau muktamirin, kegiatan nasional lima tahunan ini juga diramaikan dengan para muhibbin (pencinta) muktamar. “Nah jumlah muhibin ini tidak bisa dihitung, mereka selalu hadir pada kegiatan tersebut,” kata Moh Mukri, yang juga Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung. 

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan kepada semua peserta muktamar. Sedangkan kepada muhibbin tidak diperiksa, mereka tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat, karena muhibbin tidak berada di dalam lokasi muktamar.   

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement