Senin 13 Dec 2021 12:52 WIB

Guru MAN Sulbar Jadi Guru Inspiratif Nasional

Prestasi tersebut bisa jadi inspirasi dan motivasi bagi siswa dan guru di Sulbar.

Logo Kementerian Agama. Guru madrasah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi Guru Inspiratif tingkat nasional.
Foto: kemenag.go.id
Logo Kementerian Agama. Guru madrasah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi Guru Inspiratif tingkat nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terpilih menjadi juara guru inspiratif tingkat nasional.

"Kanwil Kemenag di Sulbar sangat bersyukur karena guru madrasah di Sulbar berhasil juara sebagai Guru Inspiratif tingkat nasional," kata Kepala Kanwil Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sulbar Muflih BF, di Mamuju.

Baca Juga

Ia mengatakan, Yusbar, guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Polewali Mandar, juga meraih penghargaan malam anugerah Madrasah Award tingkat nasional 2021. Selain guru, salah seorang siswi kelas 12 Madrasah Aliyah Negeri 1 Polman, Nursipatma, meraih penghargaan pada Malam Anugerah Madrasah Award Tingkat Nasional, sebagai siswi berprestasi nasional.

"Pemerintah Sulbar berbangga atas torehan prestasi yang diraih oleh seorang siswi dan guru Sulbar, apalagi dimasa pendemi Covid-19 ini. Karena akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulbar," kata Muflih.

Ia berharap prestasi tersebut akan menjadi cambuk, motivasi bagi siswa, guru dan madrasah lainnya di Sulbar untuk melakukan hal yang sama dengan berprestasi.

Kepala Bidang Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar Misbahuddin juga berharap prestasi dapat terus dipertahankan di masa mendatang. Prestasi tersebut bisa menjadi inspirasi serta motivasi bagi seluruh siswa dan guru yang ada di Sulbar untuk meraih kesuksesan lainnya.

Ia menyampaikan Nursipat mamerupakan siswa berprestasi di Sulbar karena pernah meraih Juara 1 Olimpiade Pahlawan tingkat Provinsi Sulbar, Juara 1 lawatan sejarah daerah tingkat Provinsi Sulbardan Juara 1 Physic Fair UIN Alauddin Makassar. Sementara guru Madrasah, Yusbar, dapat meraih predikat guru inspiratif karena melakukan terobosan penerapan kurikulum berbasis proyek.

"Yusbar telah melahirkan siswa yang mampu membuat tenun sutera sehingga dengan kurikulum seperti itu, maka siswa tidak hanya mengetahui teori, tetapi menghasilkan karya secara nyata," kata dia.

 

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement