Selasa 09 Nov 2021 05:55 WIB

Tertarik Alquran, Mualaf Yessy: Terdengar Meski Kamar Kedap

Mualaf Yessy mendengar lantunan Alquran dari kamar pembantu

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah
Mualaf Yessy mendengar lantunan Alquran dari kamar pembantu. Mualaf Yessy
Foto:

Ayat itu sangat berkesan baginya. Yessy semakin yakin untuk memeluk Islam. Syahadat yang telah diucapkannya kian kokoh dalam hati, lisan, dan perbuatannya. 

Setelah lulus kuliah, ia sempat bekerja pada sebuah perusahaan besar. Akan tetapi, rutinitasnya di sana tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, mayoritas pegawai dan atasan beragama non-Islam. Hanya tiga orang Muslim, termasuk Yessy, di kantornya itu. 

Lebih sulit lagi baginya. Sebab, waktu itu KTP-nya belum mencantumkan status beragama Islam. Yenny pun curiga, pihak kantor memudahkannya untuk mendaftar karena alasan itu. 

Sering kali, ia bertanya kepada rekan kerjanya yang Muslim, bagaimana mereka akan sholat. Ternyata, kedua Muslim itu mengaku, selama bekerja sholat ditinggalkannya. Yessy menolak mengikuti cara demikian. Dicarinya kiat agar selalu bisa mendirikan sholat lima waktu. 

Karena anak pemilik perusahaan sering datang dan membawa anjing, khawatir banyak tempat terkena liur, Yessy pun mencari ruangan tersembunyi. Saat itu yang tersisa hanya bangku semen yang tak cukup untuk duduk. 

Baca juga : Komunitas Muslim Desak Ontario Tangani Islamofobia

Lama kelamaan, pihak kantor mengetahui bahwa dirinya Muslimah. Anehnya, beberapa atasannya merasa perlu untuk mengembalikan Yessy ke iman lamanya. Sampai-sampai, seorang rohaniawan dipanggil oleh mereka ke kantor. 

Tidak tahan dengan itu, Yessy memilih mundur dari pekerjaannya. Ia mencari profesi lain. Tidak lama kemudian, dirinya diterima di salah satu bank syariah. 

Kini, ia telah keluar dari dunia perbankan. Fokusnya menjadi penulis penuh waktu, terutama sejak menikah dan memiliki anak 

Namun agar lebih legal, Yessy diajak rekannya, Endah dan dikenalkan kepada PITI. Pada 2015 lalu, Yessy kemudian bersyahadat secara resmi disaksikan oleh Ketua Umum PITI saat ini Denny Sanusi. Dan dia berkeinginan untuk umroh setelah bersyahadat. 

Satu tahun kemudian keinginanya tecapai. Pada 2016, Yessy dapat melaksanakan umroh. Dan hal membahagiakan lainnya adalah satu tahun kemudian sang ayah bersyahadat.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement