Rabu 08 Sep 2021 15:52 WIB

PYI Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Garut

PYI salurkan bantuan sembako dan uang perbaikan rumah sebesar Rp 1 juta.

Panti Yatim Indonesia (PYI) salurkan bantuan sosial (bansos) pada korban kebakaran di Desa Caringin, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut pada Selasa (7/9). Bansos yang disalurkan berupa satu kardus pakaian layak pakai, paket sembako berisi beras, mie instan, minyak, gula, teh celup, rendang dan abon dalam kemasan serta uang biaya perbaikan sebesar Rp 1 juta.
Foto: PYI
Panti Yatim Indonesia (PYI) salurkan bantuan sosial (bansos) pada korban kebakaran di Desa Caringin, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut pada Selasa (7/9). Bansos yang disalurkan berupa satu kardus pakaian layak pakai, paket sembako berisi beras, mie instan, minyak, gula, teh celup, rendang dan abon dalam kemasan serta uang biaya perbaikan sebesar Rp 1 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Panti Yatim Indonesia (PYI) salurkan bantuan sosial (bansos) pada korban kebakaran di Desa Caringin, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut pada Selasa (7/9). Bansos yang disalurkan berupa satu kardus pakaian layak pakai, paket sembako berisi beras, mie instan, minyak, gula, teh celup, rendang dan abon dalam kemasan serta uang biaya perbaikan sebesar Rp 1 juta.

Supervisor (SPV) Pemberdayaan PYI Tedy mengatakan selain paket sembako dan biaya perbaikan, pihaknya juga turut menyalurkan 50 AlQuran wakaf kepada madrasah desa setempat. Bansos diserahkan secara simbolis kepada Edi, selaku sekretaris desa.

Dikatakan Edi, musibah kebakaran rumah yang terjadi pada Senin (6/9) malam tersebut, diakibatkan adanya korsleting listrik. Rumah dihuni oleh warganya yang bernama Sholahudin beserta isteri dan ketiga orang anaknya.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut tetapi dikatakan Edi, semua pakaian, uang madrasah, dokumen penting dan kitab-kitab milik Sholahudin yang biasanya ia pakai sebagai panduan untuk mengajar anak-anak di Madrasah habis terbakar.

Edi mengatakan pihaknya sudah memberikan bantuan semen dan rencananya, akan meminta bantuan warga desa untuk bersama-sama membangun kembali rumah Sholahudin yang hangus terbakar. Ia mengucapkan terima kasih pada PYI dan donatur yang sudah berbaik hati menyalurkan bantuan.

“Terima kasih, semoga Allah ganti dengan yang lebih baik dan semoga PYI lebih maju lagi dan pengurus nya selalu diberi kesehatan.” katanya.

Sampai saat ini Edi masih menunggu bantuan terkumpul agar bisa secepatnya membangun kembali rumah Sholahudin yang terbakar, karena Sholahudin sangat di butuhkan warga desa setempat untuk mengajar anak-anak di Madrasah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement