Selasa 10 Aug 2021 19:13 WIB

Rumah Zakat Salurkan Beasiswa ke 44.092 Yatim dan Dhuafa

Bantuan ini diberikan kepada para yatim dan dhuafa di 32 kota dan kabupaten

Rep: arie lukihardianti/ Red: Hiru Muhammad
Tahun ini Rumah Zakat telah menyalurkan bantuan beasiswa yang merupakan titipan para donator kepada 44.092 yatim dan dhuafa yang keluarganya terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini diberikan kepada para yatim dan dhuafa yang berada di 32 kota dan kabupaten di Indonesia.
Foto: istimewa
Tahun ini Rumah Zakat telah menyalurkan bantuan beasiswa yang merupakan titipan para donator kepada 44.092 yatim dan dhuafa yang keluarganya terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini diberikan kepada para yatim dan dhuafa yang berada di 32 kota dan kabupaten di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Tahun ini Rumah Zakat telah menyalurkan bantuan beasiswa yang merupakan titipan para donator kepada 44.092 yatim dan dhuafa yang keluarganya terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini diberikan kepada para yatim dan dhuafa yang berada di 32 kota dan kabupaten di Indonesia. 

Menurut Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni, tujuannya agar mereka dapat terus melanjutkan pendidikan sesuai dengan cita-citanya meski kondisi keluarga masih kekurangan.

“Alhamdulillah bantuan ini dapat diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan berkat kepercayaan dari para donator Rumah Zakat. Semoga bantuan ini dapat menjadi salah satu bentuk partisipasi dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia di Indonesia,” ujar Murni, Selasa (10/8).

Selain beasiswa, Rumah Zakat memiliki program Santunan Yatim Covid-19 yakni berupa pemberian bantuan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19. Bantuan yang diberikan antara lain santunan, bingkisan, dan atau beasiswa. 

“Bantuan ini diberikan bagi anak-anak hebat yang kehilangan orang tua karena Covid-19 dan juga anak-anak yatim dari keluarga dhuafa yang pastinya sama-sama membutuhkan bantuan kita semua,” katanya.

Santunan Yatim Covid-19 ini, kata dia, merupakan salah satu program respon Covid-19 yang diinisiasi Rumah Zakat bersama para mitra dan donatur. Selain itu ada pula program Crisis Centre yang memberikan layanan berupa ambulans gratis, Sembako, bantuan oksigen, dan telekonsultasi bagi pasien Covid-19 yang sedang Isolasi Mandiri.

Selain itu, kata dia, ada pula program pemberdayaan ekonomi yang diperuntukan membantu UMKM terdampak pandemi. Adapun programnya antara lain bantuan sembako, borong berbagi, dan juga bantuan modal dan/atau penguatan usaha. 

“Hingga saat ini bersama mitra kita telah membantu 967.248 penerima manfaat program respon Covid-19 di 250 kota/kabupaten di 27 provinsi. Terima kasih atas kepercayaannya, mari kita terus berkolaborasi untuk berbagi kebahagiaan dengan lebih banyak orang yang membutuhkan,” papar Murni.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement