Selasa 27 Apr 2021 04:50 WIB

Cerita Mualaf dari Wales: Temukan Kedamaian dalam Islam

Mereka menemukan jawaban atas pertanyaan dalam Islam.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Muslim Wales
Foto: onislam
Muslim Wales

REPUBLIKA.CO.ID, CARDIFF -- Lahir dari keluarga Kristen tetapi tidak terlalu religius, Hanan Sandercock dan suaminya John Smith menjadi Muslim saat dewasa di Wales.

Mereka merayakan Idul Fitri, bukan Natal. Mereka sholat lima kali sehari dan tidak makan daging babi atau minum alkohol. 

Baca Juga

Hanan (51 tahun), telah mengenakan kerudung selama 23 tahun sejak pindah agama pada usia 28 tahun dan membesarkan keempat anaknya.

Keduanya mengaku merasa damai dengan kebenaran yang mereka temukan dalam Islam. Mereka menemukan jawaban atas pertanyaan dalam Islam.

Sementara keluarga mereka mendukung pilihan mereka. Beberapa teman Hanan menjauh ketika dia menjadi seorang Muslim pada tahun 1995.

Kemudian Donna Sandercock, dia tiba di Cardiff pada awal 1990-an sebagai lulusan sekolah seni muda yang sedang mencari pekerjaan. “Saya berusia 20-an dan saya pikir saya sedang mencari. Saya ingin tahu arti hidup. Saya pergi ke pertemuan Buddhis tetapi itu tidak berarti apa-apa untuk saya," kata dia dilansir Wales Online, Senin (26/4).

Baca juga : Perbuatan Ini Lebih Besar Pahalanya dari Puasa dan Sholat

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement