Kamis 18 Feb 2021 18:29 WIB

Baznas dan IDAQU Kembangkan Beasiswa Sarjana

Program beasiswa ini menyasar kepada mereka yang ingin mendalami ilmu Alquran

Penandatanganan perjanjian kerja sama program Beasiswa Semua Bisa Jadi Sarjana (SBJS), dilakukan Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA, dengan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran KH Yusuf Mansur di Institut Daarul Qur
Foto: Baznas
Penandatanganan perjanjian kerja sama program Beasiswa Semua Bisa Jadi Sarjana (SBJS), dilakukan Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA, dengan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran KH Yusuf Mansur di Institut Daarul Qur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjalin kerja sama dengan Institut Daarul Quran (IDAQU) dengan mengadakan program Beasiswa Semua Bisa Jadi Sarjana (SBJS). Program beasiswa ini menyasar kepada mereka yang ingin mendalami ilmu Alquran dan diberikan kepada mahasiswa terpilih dari IDAQU yang disaring melalui proses seleksi serta telah memenuhi berbagai syarat.

Persyaratan pemberian beasiswa dari Baznas adalah mahasiswa IDAQU yang memiliki prestasi akademik, berkontribusi dan memiliki pengalaman aktivitas sosial kemasyarakatan yang baik serta berasal dari keluarga kurang mampu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

Baca Juga

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA, dengan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran KH Yusuf Mansur di Institut Daarul Qur'an, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Rabu (17/2) lalu.

Rektor Institut Daarul Quran H. M Anwar Sani, S.Sos.I., M.E menyambut baikkerja sama beasiswa ini. Menurutnya, program beasiswa antara IDAQU dan Baznas akan sangat membantu mengembangkan potensi mahasiswa hingga mampu berkontribusi di masa depan.

"Saya sangat mengapresiasi adanya kerja sama ini. Semoga ini dapat memberi kontribusi positif untuk Indonesia dan dunia dalam ikhtiar mencetak pendidik, pemimpin, dan entrepreneur yang berkarakter qurani, berwawasan global dan berpengetahuan luas," kata Anwar Sani.

Ia menyebut, dalam mengedepankan Alquran dan Daqu Method sebagai ciri khas dalam metode pendidikan, IDAQU akan mencetak lulusan berkualitas dengan adanya program beasiswa dengan Baznas ini.

Sementara itu, Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA, meyakini program beasiswa ini akan melahirkan generasi yang berkualitas. Melalui proses penyaringan yang ketat, Baznas percaya beasiswa ini akan tepat sasaran dan bermanfaat bagi mahasiswa yang membutuhkan.

"Melalui proses penyaringan ketat, kami meyakini beasiswa ini akan tepat sasaran untuk mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Meski baru berdiri, namun kualitas dan kredibilitas IDAQU tak perlu diragukan lagi. Baznas percaya IDAQU akan mendidik anak bangsa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," katanya.

Noor menambahkan, lewat program Lembaga Beasiswa Baznas (LBB) dalam rentang 2018-2020, ada 1.615 mahasiswa. Rata-rata tiap tahun Baznas membuka 650 penerima beasiswa dari semua beasiswa yang dikelola. Kerja sama dengan IDAQU ini akan menambah deretan penerima manfaat beasiswa yang dikelola Baznas. Baznas juga secara aktif memonitor dan mengevaluasi pemberian beasiswa di berbagai universitas atau lembaga pendidikan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement