Rabu 11 Nov 2020 04:42 WIB

Mengenal Pendiri Bangsa Turki Mustafa Kemal Ataturk

Turki memperingati 82 tahun kematian Mustafa Kemal Ataturk.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Ani Nursalikah
Mengenal Pendiri Bangsa Turki Mustafa Kemal Ataturk. Mustafa Kemal Ataturk
Foto:

"Saya tidak memerintahkan Anda untuk menyerang, saya memerintahkan Anda untuk mati!" ujarnya.

Prestasinya terus bersinar selama pengabdiannya di provinsi Edirne barat laut dan provinsi Diyarbakir tenggara pada 1916, mendapatkan gelar jenderal utama pada tahun yang sama. Dia bertempur melawan tentara Inggris di Damaskus pada 1918, dan memimpin perlawanan yang berhasil melawannya.

Setelah pendudukan Istanbul oleh sekutu pada 1919, Ataturk pergi ke provinsi Samsun utara sebagai inspektur tentara ke-9, yang mengubah hidupnya sepenuhnya, dan membentuk Turki. Dia mengorganisir dua kongres, di provinsi Sivas dan Erzurum, di mana pertempuran kemerdekaan dan masa depan negara dibahas.

photo
Sebuah poster bergambar Kemal Ataturk dan Erdogan terpasang di Masjid Baru, Istabul Turki. - (Emrah Gurel/AP Photo)

 

Pada 23 April 1920, Majelis Agung Nasional Turki berdiri, dan Ataturk terpilih sebagai kepala pemerintahan dan ketua parlemen, yang memungkinkannya untuk mengadopsi undang-undang yang penting untuk mengalahkan pasukan pendudukan. Pertempuran kemerdekaan Turki dimulai pada 15 Mei 1919 ketika peluru pertama terhadap pasukan Yunani ditembakkan oleh Hasan Tahsin, seorang jurnalis Turki yang menjadi martir tak lama setelah tindakannya.

Tentara Turki, di bawah kepemimpinan Ataturk, memenangkan pertempuran yang luar biasa melawan pasukan penjajah. Perang termasuk Pertempuran Inonu pertama dan kedua, Sakarya, Serangan Hebat hingga 1923 ketika Perjanjian Lausanne ditandatangani pada 24 Juli.

Prestasi luar biasa di medan perang membuahkan kemerdekaan bagi Turki, dan Republik Turki didirikan pada 29 Oktober 1923. Ataturk menjadi presiden pertama republik itu hingga 10 November 1938 ketika dia meninggal dunia di Istanbul pada usia 57 tahun karena penyakit sirosis. Sebagai tradisi, orang Turki mengunjungi makamnya di Ankara setiap 10 November dan memberi penghormatan kepada Ataturk.

 

Sumber: https://www.aa.com.tr/en/turkey/turkey-marks-82nd-anniversary-of-ataturks-demise/2038050

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement