Jumat 23 Oct 2020 10:41 WIB

Anggota Ikhwanul Muslimin Misrata Libya Keluar Organisasi

Anggota Ikhwanul Muslimin Misrata menyatakan keluar dari organisasi.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah
Anggota Ikhwanul Muslimin Misrata menyatakan keluar dari organisasi. Logo ikhwanul muslimin
Foto: tangkapan layar wikipedia.org
Anggota Ikhwanul Muslimin Misrata menyatakan keluar dari organisasi. Logo ikhwanul muslimin

REPUBLIKA.CO.ID, MISRATA – Anggota Ikhwanul Muslimin dari Kota Misrata, Libya, telah mengundurkan diri dari kelompok tersebut dan membubarkan perwakikan Ikhwanul Muslim di kota itu.

Pengunduran diri mereka terkait dengan kekhawatiran adanya upaya untuk mencegah proyek dan tujuan revolusioner mereka. Dalam sebuah pernyataan sebagimana dilansir di Libya Observer, Jumat (23/10), anggota kelompok Ikhwanul Muslimin di Misrata mengatakan mereka mengundurkan diri untuk menghindari dalih agenda apa pun yang bertujuan untuk mengakhiri kebebasan dan mencegah penyelesaian proyek dan tujuan revolusioner.

Baca Juga

Para anggota juga mengungkapkan, bahwa mereka telah membubarkan kelompok Ikhwanul Muslimin di Misrata. Hal ini dilakukan karena terjadi penundaan revisi dan reformasi para pemimpin Ikhwanul Muslimin sebagaimana disepakati dalam konferensi kesepuluh 2015.

Mereka menyebutkan, jangka waktu di mana kelompok Ikhwanul Muslimin diluncurkan di Misrata dan kondisi saat ini tentu berbeda. Menurut mereka, tugas yang diemban kelompok tersebut perlu direvisi dan diperbaiki. 

Untuk diketahui, pengunduran diri anggota Ikhwanul Muslimin Misrata terjadi dua bulan setelah pengunduran diri serupa oleh anggota biro kelompok Al-Zawiya yang juga dibubarkan.

Ikhwanul Muslimin sendiri adalah gerakan yang didirikan di Mesir pada 1928 oleh Hasan Al Banna. Salah seorang tokoh terkemuka gerakan tersebut, Mohamed Mursi pernah menjabat sebagai Presiden Mesir dan menjadi presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis pada 2012.

Mursi memimpin Mesir setelah presiden sebelumnya, Husni Mubarak, mengundurkan diri menyusul demonstrasi massal. Namun Mursi digulingkan dalam sebuah kudeta militer yang dipimpin Abdul Fattah al-Sisi. Setelah Sisi menduduki tampuk kekuasaan, Mursi dijebloskan ke penjara.

 

Sumber: https://www.libyaobserver.ly/news/misrata-members-muslim-brotherhood-group-resign 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement