Sabtu 02 May 2020 23:27 WIB

Gubernur Kalsel: Dedikasi Dakwah Guru Zuhdi Sangat Besar

Guru Zuhdi sosok panutan masyarakat Kalimatan Selatan.

Warga menyambut iring-iringan mobil jenazah KH Ahmad Zuhdiannoor saat melintas di jalan menuju rumah duka di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (2/5/2020). Ulama karismatik KH Ahmad Zuhdiannoor atau yang akrab disapa Guru Zuhdi wafat pada usia 47 tahun pada hari Sabtu (2/5/2020) saat dalam penanganan medis di Rumah Sakit Medistra di Jakarta.
Foto: ANTARA/Bayu Pratama S
Warga menyambut iring-iringan mobil jenazah KH Ahmad Zuhdiannoor saat melintas di jalan menuju rumah duka di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (2/5/2020). Ulama karismatik KH Ahmad Zuhdiannoor atau yang akrab disapa Guru Zuhdi wafat pada usia 47 tahun pada hari Sabtu (2/5/2020) saat dalam penanganan medis di Rumah Sakit Medistra di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN— Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, mengatakan seluruh warga di provinsinya sangat kehilangan atas ulama karismatik KH Ahmad Zuhdiannooryang wafat pada Sabtu, sekitar pukul 07.40 Wita.

"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Ulama kharismatik asal Banjarmasin KH Ahmad Zuhdiannoor atau akrab disapa Guru Zuhdi dikabarkan meninggal dunia Sabtu (2/5) sekitar pukul 07.40 Wita," katanya.

Baca Juga

Menurut Gubernur, Seluruh warga di banua kehilangan ulama yang wafat setelah menjalani perawatan di RS Medistra Jakarta.

Mewakili segenap keluarga besar pemerintah provinsi serta masyarakat Kalimantan Selatan, Gubernur mengucapkan belasungkawa mendalam atas kepergian Guru Zuhdi.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan bagi yang ditinggalkan keluarga dan segenap jamaah pengajian beliau, agar tabah dan bertawakal atas wafatnya guru kita semua, Guru Zuhdi," katanya.

Gubernur mengajak, seluruh warga di banua agar mendoakan almarhum. Menurut dia, jasa dan pengorbanan Guru Zuhdi dalam melaksanakan dakwah serta syiar Islam patut menjadi tauladan bagi kita semua.

"Dedikasi beliau dalam berdakwah dan syiar Islam sangat besar sehingga ada keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual di Kalsel,” ujar Paman Birin.

Guru Zuhdi, yang menjadi sosok panutan jutaan warga Kalsel tersebut, rencananya dimakamkan di Komplek pemakaman Kota Citra Graha KM 18 Banjarbaru. 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement